Sebelum kejadian di rumah singgah, menurut Meta, telah terjadi pengosongan paksa di sejumlah kontrakan serta area sekitar sekolah yang berada di atas lahan yayasan.
Dimensi Kemanusiaan dan Harapan Penyelesaian
Baca Juga:
Satpol PP Padang Amankan 12 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Koto Tangah
Insiden ini menuai keprihatinan luas karena menyangkut pasien dan pendamping yang sedang berada dalam kondisi rentan. Donizar, meski tidak terkait langsung, berharap semua pihak dapat mengedepankan dialog dan kemanusiaan.
“Rumah singgah itu sejatinya tempat perlindungan bagi orang yang sedang kesulitan. Jangan sampai kepentingan apa pun mengalahkan nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Hingga kini, publik menantikan kejelasan dan penyelesaian menyeluruh atas dugaan pengusiran tersebut, termasuk penelusuran konflik lahan wakaf yang disebut-sebut menjadi akar persoalan.
Baca Juga:
Pemko Padang Siapkan Zonasi Rawan Bencana, Relokasi Warga Jadi Fokus Utama
[Redaktur: Ramadhan HS]