SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang – Peningkatan layanan transportasi publik mewarnai awal tahun 2026 di Sumatera Barat. Sejumlah moda angkutan umum melakukan pembaruan, mulai dari penambahan rute hingga penguatan armada, guna menunjang mobilitas masyarakat yang kian dinamis.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat resmi mengoperasikan rute baru Kereta Api Lembah Anai sejak 1 Januari 2026. Rute ini melayani perjalanan Stasiun Kayu Tanam–Stasiun Padang, disertai penambahan kapasitas kursi demi meningkatkan kenyamanan penumpang.
Baca Juga:
Letih Menghadapi Bencana, Warga Kota Padang Kibarkan Bendera Putih
Penguatan layanan juga dilakukan pada sektor transportasi perkotaan. Trans Padang menambah 10 unit armada baru yang mulai beroperasi pada awal Januari 2026. Kehadiran bus tambahan ini menjadi angin segar bagi warga, khususnya pengguna setia transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.
Armada baru Trans Padang difokuskan melayani rute pusat Kota Padang hingga kawasan perbatasan kota. Kebijakan ini bertujuan memperluas jangkauan layanan, memperkuat konektivitas antarkawasan, serta meningkatkan mutu pelayanan angkutan massal.
Setiap unit bus memiliki kapasitas angkut hingga 40 penumpang. Meski daya tampungnya setara dengan armada lama, bus generasi terbaru ini dibekali peningkatan spesifikasi teknis serta fitur keselamatan yang lebih modern.
Baca Juga:
Pemko Padang Siapkan Zonasi Rawan Bencana, Relokasi Warga Jadi Fokus Utama
Dari sisi kenyamanan, area depan bus kini disiapkan khusus bagi penumpang prioritas, seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Penggunaan bus tipe low deck yang dilengkapi ramp di bagian belakang turut mempermudah akses naik-turun, terutama bagi pengguna kursi roda.
Sementara itu, aspek keamanan diperkuat dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di bagian depan dan belakang kendaraan. Fasilitas ini berfungsi meningkatkan keamanan penumpang sekaligus memudahkan pemantauan operasional secara real time.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, layanan Trans Padang diharapkan semakin efektif, aman, nyaman, dan inklusif, serta mampu menjadi tulang punggung transportasi publik di Kota Padang.