<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sumbar.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Sumbar - Inspirasi Konsumen Sumbar</title>
        <link>https://sumbar.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Sumbar dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sumbar</description>
        <lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 00:32:39 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sumbar.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Sumbar - Inspirasi Konsumen Sumbar</title>
            <link>https://sumbar.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Komisi Informasi Sumbar Dampingi Bimtek dan Coaching PPID di Batusangkar Bersama Lembaga Pendidikan</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/komisi&#45;informasi&#45;sumbar&#45;dampingi&#45;bimtek&#45;dan&#45;coaching&#45;ppid&#45;di&#45;batusangkar&#45;bersama&#45;lembaga&#45;pendidikan&#45;ghIr4nA93A/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/komisi&#45;informasi&#45;sumbar&#45;dampingi&#45;bimtek&#45;dan&#45;coaching&#45;ppid&#45;di&#45;batusangkar&#45;bersama&#45;lembaga&#45;pendidikan&#45;ghIr4nA93A/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 11:13:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Anita Lestari]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Batusangkar &#45; Komisi Informasi Sumatera Barat turut mendampingi kegiatan bimbingan teknis dan coaching Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lembaga yudikatif, universitas, dan sekolah yang digelar Pengadilan Agama Batusangkar, Kamis (7/5/2026), di Aula Rektorat UIN Mahmud Yunus Batusangkar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Batusangkar -</strong> Komisi Informasi Sumatera Barat turut mendampingi kegiatan bimbingan teknis dan coaching Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lembaga yudikatif, universitas, dan sekolah yang digelar Pengadilan Agama Batusangkar, Kamis (7/5/2026), di Aula Rektorat UIN Mahmud Yunus Batusangkar.</p><p>Ketua Pengadilan Agama (PA) Batusangkar, Rina Eka Fatma, menyebutkan kegiatan ini salah satu bentuk inovasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik untuk mengoptimalkan pelayanan informasi di PPID badan publik yang ada di Batusangkar.</p><p>“Kami berterima kasih kepada KI Sumbar yang terus mendorong kami melakukan inovasi dan gebrakan dalam peningkatan pelayanan informasi publik di PPID. Sebagai bentuk semangat kami, hari ini kita ajak badan publik yang ada di batusangkar bergabung dalam bimtek peningkatan pelayanan informasi publik” sambut rina.</p><p>Bimtek ini diikuti oleh PPID dari Kemenag Batusangkar, UIN Mahmud Yunus, PA Sawahlunto, PA Koto Baru, PA Pulau Punjung, MA Negeri 1 batusangkar, MA 2 Negeri Batusangkar, SMK 1 dan SMK 2 Batusangkar.</p><p>Peserta bimtek tampak antusias mengikuti kegiatan ini karena bisa langsung melihat dokumen serta informasi apa saja yang dikelola oleh PPiD serta mempelajari tampilan website Badan Publik yang baik yang bisa diadaptasi.</p><p>“Kami mengapresiasi gebrakan inovasi PA Batusangkar dalam menyebarkan virus keterbukaan informasi publik di batusangkar. Ini salah satu wujud gerakan berdampak positif dari PPID PA Batusangkar setelah tahun lalu menjadi jawara di kategori lembaga yudikatif monev 2025” Ucap Waka KI Sumbar Mona Sisca didamping AA KI Sumbar Tiwi Utami.</p><p>Acara ini didukung penuh oleh UIN Mahmud Yunus, turut hadir Rektor Prof Delmus Puneri Salim, yang ikut memfasilitasi kegiatan bimtek tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/komisi-informasi-sumbar-dampingi-bimtek-dan-coaching-ppid-di-batusangkar-bersama-lembaga-pendidikan_1yIc8pyWpu." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Solok Resmi Luncurkan Program Posyandu Berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pemkot&#45;solok&#45;resmi&#45;luncurkan&#45;program&#45;posyandu&#45;berbasis&#45;enam&#45;standar&#45;pelayanan&#45;minimal&#45;UdE6u77RkD/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pemkot&#45;solok&#45;resmi&#45;luncurkan&#45;program&#45;posyandu&#45;berbasis&#45;enam&#45;standar&#45;pelayanan&#45;minimal&#45;UdE6u77RkD/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 01 May 2026 21:54:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Kamila Aisyah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Solok &#45; Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, meluncurkan program Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Teratai I, Asrama XII, Kelurahan Tanah Garam.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Solok -</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, meluncurkan program Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Teratai I, Asrama XII, Kelurahan Tanah Garam.</p><p>Wali Kota (Wako) Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Jumat (1/5/2026) mengatakan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi layanan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai sektor pelayanan dasar dalam satu wadah berbasis komunitas.</p><p>Peluncuran program tersebut menandai penguatan peran Posyandu yang sebelumnya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, menjadi pusat pelayanan terpadu lintas sektor.</p><p>Transformasi ini mengacu pada kebijakan nasional melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.</p><p>Lebih lanjut, ia menyebutkan enam bidang SPM tersebut meliputi pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.</p><p>"Keseluruhannya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara menyeluruh,” ujar dia.</p><p>Ia juga mengatakan berdasarkan cakupan enam bidang layanan tersebut Posyandu diharapkan mampu menjadi simpul integrasi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien, sekaligus memperluas jangkauan layanan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.</p><p>Implementasi Posyandu enam SPM juga menuntut keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kader Posyandu, hingga organisasi kemasyarakatan.</p><p>Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor kunci dalam memastikan pelayanan dasar dapat diakses secara merata dan berkualitas.</p><p>Ramadhani juga menyampaikan bahwa Posyandu memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.</p><p>Ia menilai penguatan fungsi Posyandu akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pemkot-solok-resmi-luncurkan-program-posyandu-berbasis-enam-standar-pelayanan-minimal_lQuTc5q2nj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mahyeldi Sambut Kedatangan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Bandara Minangkabau</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/mahyeldi&#45;sambut&#45;kedatangan&#45;menteri&#45;agama&#45;nasaruddin&#45;umar&#45;di&#45;bandara&#45;minangkabau&#45;q5IeBuFVu5/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/mahyeldi&#45;sambut&#45;kedatangan&#45;menteri&#45;agama&#45;nasaruddin&#45;umar&#45;di&#45;bandara&#45;minangkabau&#45;q5IeBuFVu5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 22:59:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (28/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang -</strong> Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (28/4/2026).</p><p>Kunjungan Menteri Agama ke Ranah Minang dalam rangka menghadiri sejumlah agenda di Sumbar, di antaranya peresmian Gedung Kuliah Terpadu, kuliah umum, serta pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.</p><p>Suasana penyambutan berlangsung hangat dan sarat nilai budaya Minangkabau. Gubernur Mahyeldi memasangkan deta (penutup kepala khas Minangkabau) serta mengalungkan sal batik kepada Menteri Agama sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan tersebut.</p><p>“Selamat datang di Sumatera Barat, Pak Menteri,” ujar Mahyeldi</p><p>Mahyeldi menilai, kehadiran Menteri Agama menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan serta peningkatan kualitas sumber daya aparatur.</p><p>“Kehadiran Bapak Menteri menjadi dorongan bagi kami di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan memperkuat pembinaan ASN yang berintegritas,” ujar Mahyeldi.</p><p>Selain meresmikan gedung baru, Menteri Agama juga dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada civitas akademika serta arahan kepada ASN guna memperkuat integritas dan profesionalisme dalam pelayanan publik.</p><p>Turut hadir dalam penyambutan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zakri, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi, serta jajaran civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/mahyeldi-sambut-kedatangan-menteri-agama-nasaruddin-umar-di-bandara-minangkabau_865r26v1tb.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Pasaman Barat Evaluasi Statistik Sektoral 2026 Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pemkab&#45;pasaman&#45;barat&#45;evaluasi&#45;statistik&#45;sektoral&#45;2026&#45;perkuat&#45;implementasi&#45;satu&#45;data&#45;indonesia&#45;i4T84hFgqb/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pemkab&#45;pasaman&#45;barat&#45;evaluasi&#45;statistik&#45;sektoral&#45;2026&#45;perkuat&#45;implementasi&#45;satu&#45;data&#45;indonesia&#45;i4T84hFgqb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:27:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat &#45; Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melakukan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral tahun 2026 guna memperkuat implementasi Satu Data Indonesia yang akurat dan terintegrasi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat -</strong> Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melakukan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral tahun 2026 guna memperkuat implementasi Satu Data Indonesia yang akurat dan terintegrasi.</p><p>"Bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Pasaman Barat kita melakukan evaluasi dengan mengadakan rapat bersama agar penyelanggaraan statistik sektoral berjalan dengan baik," kata Asisten Bidang Administrasi Umum Harlina Syahputri di Simpang Empat, Jumat (10/4/2026).</p><p>Menurutnya dalam kegiatan itu dibahas persiapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026.</p><p>Pemkab Pasaman Barat menargetkan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) dari 2,49 predikat cukup pada 2024 menjadi minimal 2,6 yakni predikat baik pada 2026.</p><p>"Tegar capaian itu membutuhkan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyediakan data yang berkualitas," katanya.</p><p>Target evaluasi itu, katanya, diharapkan mencapai predikat baik. Hal itu bergantung pada kualitas data yang dimiliki.</p><p>Ia mengatakan salah satu komponen penting dalam evaluasi adalah ketersediaan data terstandar dan metadata yang valid agar mudah dibagi dan dipakai oleh instansi.</p><p>Kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci dalam menghasilkan data yang akurat dan terintegrasi.</p><p>Dia menjelaskan evaluasi tahun 2026 akan berfokus pada dua perangkat daerah, yakni Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Dinas Perkebunan dan Peternakan sebagai lokus penilaian.</p><p>Untuk mendukung pelaksanaan evaluasi, Pemkab Pasaman Barat telah membentuk Tim Penilai Internal (TPI) yang melibatkan lintas instansi, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Komunikasi dan Informatika serta BPS.</p><p>Kepala BPS Pasaman Barat Dwi Susanti, menekankan pentingnya kolaborasi antara wali data dan sekretariat dalam mendukung pembangunan berbasis data.</p><p>Menurutnya, BPS sebagai pembina statistik sektoral akan terus memberikan pendampingan guna meningkatkan nilai IPS Pasaman Barat.</p><p>“BPS akan menyusun jadwal pembinaan serta memberikan bimbingan teknis kepada perangkat daerah terkait data yang akan dievaluasi, sehingga kualitas data yang dihasilkan semakin baik dan berstandar,” jelasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkab-pasaman-barat-evaluasi-statistik-sektoral-2026-perkuat-implementasi-satu-data-indonesia_386aU0OIa0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kementerian PU Siapkan Rp400 Miliar Bangun Ulang Stadion Haji Agus Salim</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kementerian&#45;pu&#45;siapkan&#45;rp400&#45;miliar&#45;bangun&#45;ulang&#45;stadion&#45;haji&#45;agus&#45;salim&#45;OVkI83ncjw/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kementerian&#45;pu&#45;siapkan&#45;rp400&#45;miliar&#45;bangun&#45;ulang&#45;stadion&#45;haji&#45;agus&#45;salim&#45;OVkI83ncjw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 00:53:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Kamila Aisyah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Padang &#45; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk merekonstruksi atau membangun ulang Stadion GOR Haji Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Padang -</strong> Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk merekonstruksi atau membangun ulang Stadion GOR Haji Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat.</p><p>"Kementerian PU menyiapkan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk merekonstruksi Stadion GOR Haji Agus Salim," kata anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade di Padang, Rabu (8/4/2026).</p><p>Andre yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut menjelaskan awalnya pemerintah berencana hanya merenovasi stadion yang dibangun pada 1983 itu. Namun, setelah adanya kajian dari pihak terkait, maka stadion tersebut diputuskan untuk pembangunan ulang.</p><p>Ia mengatakan rencana proses tender dimulai pada akhir April atau paling lambat pekan pertama Mei 2026 dan pengerjaan infrastruktur ditargetkan tuntas dalam satu tahun.</p><p>Dalam perencanaannya stadion yang terletak di jantung Kota Padang ini berstandar Asian Football Confederation (AFC) dengan kapasitas 15 ribu penonton. Artinya, ada penambahan lima ribu kursi dari daya tampung saat ini.</p><p>Selain untuk menunjang dunia olahraga, pembangunan ulang stadion ini juga bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto mendukung infrastruktur di Ranah Minang.</p><p>"Ini bukti komitmen Pemerintah Presiden Prabowo untuk membangun kembali fasilitas lapangan berstandar AFC di Sumatera Barat," ujarnya.</p><p>Pada awalnya, pembangunan Stadion GOR Haji Salim dilaksanakan pada Desember 2025. Namun, dalam perjalanannya hal itu terkendala perencanaan desain dan kajian dari instansi terkait.</p><p>Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Sumatera Barat, Jihat mengatakan akan fokus kepada standar AFC dalam membangun ulang stadion tersebut.</p><p>"Tentunya kami akan berfokus kepada hal-hal yang harus dipenuhi untuk pemenuhan standar yang diminta untuk stadion," kata dia.</p><p>Terkait para pedagang yang saat ini berjualan di sekitar stadion, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk membantu terutama saat pengosongan kawasan.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/kementerian-pu-siapkan-rp400-miliar-bangun-ulang-stadion-haji-agus-salim_18McKnUdkW.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Pasaman Barat Salurkan Rp13,5 Miliar Dana Desa untuk 90 Nagari</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pemkab&#45;pasaman&#45;barat&#45;salurkan&#45;rp135&#45;miliar&#45;dana&#45;desa&#45;untuk&#45;90&#45;nagari&#45;N9WiMsMBZ7/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pemkab&#45;pasaman&#45;barat&#45;salurkan&#45;rp135&#45;miliar&#45;dana&#45;desa&#45;untuk&#45;90&#45;nagari&#45;N9WiMsMBZ7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 00:48:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat &#45; Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menyalurkan dana desa senilai Rp13,5 miliar kepada 90 nagari untuk mendukung penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, serta pembangunan infrastruktur padat karya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat -</strong> Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menyalurkan dana desa senilai Rp13,5 miliar kepada 90 nagari untuk mendukung penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, serta pembangunan infrastruktur padat karya.</p><p>"Kita menargetkan penyaluran dana desa sebesar Rp31.973.229.000 akan tersalurkan dan termanfaatkan bagi masyarakat selama 2026. Hingga saat ini baru tersalurkan Rp13.598.143.200," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Pasaman Barat Syaikhul Putra di Simpang Empat, Rabu (8/4/2026).</p><p>Menurut dia, dana yang tersalurkan itu baru bisa dimanfaatkan oleh 31 nagari karena 59 nagari lainnya belum merampungkan anggaran pendapatan dan belanja (APB).</p><p>"Kami berharap nagari yang belum menyiapkan APB agar segera menyelesaikannya, sehingga dana desa itu bisa dimanfaatkan," katanya.</p><p>Dia mengatakan dana desa itu digunakan untuk berbagai kegiatan seperti penanganan kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung tunai (BLT), penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, dan infrastruktur padat karya.</p><p>Selain itu, juga ada anggaran untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih nantinya.</p><p>Dia menekankan nagari (desa) agar memanfaatkan dana desa sesuai aturan yang ada dalam Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 15 Tahun 2025.</p><p>"Kami akan terus memberikan pembinaan kepada nagari melalui bimbingan teknis mengenai manajemen, keuangan, dan sumber daya manusia," ujarnya.</p><p>Selain itu, juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum dengan memberikan pengetahuan mengenai aturan atau hukum penggunaan dana desa.</p><p>"Pembinaan terus kita lakukan agar tidak ada penyalahgunaan dana desa itu nantinya," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkab-pasaman-barat-salurkan-rp135-miliar-dana-desa-untuk-90-nagari_bD0E06A2gM." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mahyeldi Sambut Baik Kebijakan Pemerintah Pusat Jaga Stabilitas Harga BBM</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/mahyeldi&#45;sambut&#45;baik&#45;kebijakan&#45;pemerintah&#45;pusat&#45;jaga&#45;stabilitas&#45;harga&#45;bbm&#45;dWkyTbaqL5/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/mahyeldi&#45;sambut&#45;baik&#45;kebijakan&#45;pemerintah&#45;pusat&#45;jaga&#45;stabilitas&#45;harga&#45;bbm&#45;dWkyTbaqL5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:21:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Kamila Aisyah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik kebijakan Pemerintah Pusat yang tetap menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang -</strong> Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik kebijakan Pemerintah Pusat yang tetap menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.</p><p>Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada masyarakat yang perlu didukung bersama, termasuk melalui penguatan efisiensi energi di daerah.</p><p>Hal tersebut disampaikan Gubernur saat melaksanakan kegiatan Subuh Mubarokah bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (5/4/2026).</p><p>“Kita patut bersyukur dan mendukung kebijakan ini, karena di tengah kondisi dunia saat ini, keputusan tersebut sangat membantu masyarakat,” ujarnya.</p><p>Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, Gubernur menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan langkah-langkah efisiensi, di antaranya mengurangi penggunaan kendaraan dinas serta membatasi pelaksanaan rapat di luar daerah.</p><p>“Rapat-rapat bisa kita lakukan secara daring. Ini bagian dari upaya kita bersama untuk melakukan penghematan konsumsi BBM,” tegasnya.</p><p>Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam kebaikan melalui kegiatan Subuh Mubarokah yang rutin digelar setiap Minggu pertama tiap bulan. Menurutnya, penguatan nilai spiritual menjadi fondasi penting dalam membangun ASN yang berintegritas.</p><p>“Subuh Mubarokah ini kita lakukan sebagai ajang melatih diri, terlatih istiqomah dalam menjalani kehidupan, istiqomah dalam berbuat baik, dan istiqomah dalam beribadah,” ungkapnya.</p><p>Ia juga mengingatkan agar seluruh ASN senantiasa saling mengingatkan dalam kebaikan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan bernilai ibadah.</p><p>Kegiatan Subuh Mubarokah turut diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag dengan tema “Istiqomah dalam Menjalani Kehidupan Sehari-hari”, yang semakin memperkuat pesan spiritual kegiatan tersebut.</p><p>Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi terinternalisasi dalam setiap aspek kehidupan ASN, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih optimal dan bertanggung jawab.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/mahyeldi-sambut-baik-kebijakan-pemerintah-pusat-jaga-stabilitas-harga-bbm_MfuZTJC5T1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KPU Pasaman Barat Catat Jumlah Pemilih Capai 326.910 Orang pada Triwulan I</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kpu&#45;pasaman&#45;barat&#45;catat&#45;jumlah&#45;pemilih&#45;capai&#45;326910&#45;orang&#45;pada&#45;triwulan&#45;i&#45;CWgzfppRdv/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kpu&#45;pasaman&#45;barat&#45;catat&#45;jumlah&#45;pemilih&#45;capai&#45;326910&#45;orang&#45;pada&#45;triwulan&#45;i&#45;CWgzfppRdv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:14:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Nabilla Syahdena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat &#45; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat mencatat jumlah pemilih di daerah tersebut mencapai 326.910 orang berdasarkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I tahun 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat -</strong> Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat mencatat jumlah pemilih di daerah tersebut mencapai 326.910 orang berdasarkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I tahun 2026.</p><p>Ketua KPU Pasaman Barat Alfi Syahrin di Simpang Empat, Minggu (5/4/2026) mengatakan jumlah pemilih itu diperoleh setelah pihaknya menyelesaikan rapat pleno terbuka terkait sinkronisasi data pemilih sejak awal tahun.</p><p>"Dari 326.910 orang itu terdiri dari pemilih laki laki sebanyak 163.203 orang dan pemilih perempuan sebanyak 163.707 orang yang tersebar di 11 kecamatan dan 90 nagari (desa)," katanya.</p><p>Dia menyebutkan dari 11 kecamatan itu, tiga kecamatan terbanyak pemilihnya adalah Kecamatan Pasaman sebanyak 57. 684 orang disusul Kecamatan Kinali 53.393 orang dan Kecamatan Lembah Melintang 36.675 orang.</p><p>Menurut Alfi Syahrin, proses pembaruan data pemilih akan terus dilakukan secara konsisten sepanjang 2026 untuk menyesuaikan dinamika kependudukan yang bersifat fluktuatif.</p><p>“Rapat pleno ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas hasil kerja PDPB selama tiga bulan pertama, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.</p><p>Pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I 2026 juga disaksikan oleh Badan Pengawas Pemilu Pasaman Barat.</p><p>Untuk selanjutnya KPU Pasaman Barat akan melakukan pemutakhiran data ke triwulan II dengan fokus pada penambahan pemilih baru serta pencoretan pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat.</p><p>"Termasuk pemilih pindah domisili, meninggal dunia dan lainnya," katanya.</p><p>Dia mengharapkan peran aktif semua pihak agar ikut serta melaporkan jika ada warga atau tetangganya yang pindah domisili atau meninggal dunia agar data pemilih bisa disingkronkan.</p><p><strong>[Redaktur: Amanda Zubehor]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/kpu-pasaman-barat-catat-jumlah-pemilih-capai-326910-orang-pada-triwulan-i_R04p0nKvUr.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kebakaran Landa Sebuah Gudang Ikan di Kelurahan Belakang Tangsi, Kota Padang</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kebakaran&#45;landa&#45;sebuah&#45;gudang&#45;ikan&#45;di&#45;kelurahan&#45;belakang&#45;tangsi&#45;kota&#45;padang&#45;kVZafb8or3/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kebakaran&#45;landa&#45;sebuah&#45;gudang&#45;ikan&#45;di&#45;kelurahan&#45;belakang&#45;tangsi&#45;kota&#45;padang&#45;kVZafb8or3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 19 Jan 2026 17:22:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang – Sebuah bangunan gudang penyimpanan ikan di Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, dilalap api pada Senin sore (19/1/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 100 meter persegi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang – </strong>Sebuah bangunan gudang penyimpanan ikan di Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, dilalap api pada Senin sore (19/1/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 100 meter persegi.</p><p>Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sekitar pukul 15.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan unit pemadam dan tiba di lokasi enam menit kemudian.</p><p>Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Padang, Rinaldi, menyebutkan proses pemadaman berlangsung cepat dan terkendali. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.15 WIB.</p><p><i>“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak dan fokus mencegah api menjalar ke bangunan sekitar,</i>” jelas Rinaldi.</p><p>Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas, sementara kerugian material diperkirakan cukup besar akibat bangunan dan isi gudang yang terbakar.</p><p>Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan padat aktivitas dan penyimpanan bahan mudah terbakar.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kebakaran-landa-sebuah-gudang-ikan-di-kelurahan-belakang-tangsi-kota-padang_SlZpg5Year." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kecelakaan Pagi di Padang Panjang, Siswa SMK Meninggal Dunia di Jalan Lintas</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kecelakaan&#45;pagi&#45;di&#45;padang&#45;panjang&#45;siswa&#45;smk&#45;meninggal&#45;dunia&#45;di&#45;jalan&#45;lintas&#45;13Ydo6lc1u/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kecelakaan&#45;pagi&#45;di&#45;padang&#45;panjang&#45;siswa&#45;smk&#45;meninggal&#45;dunia&#45;di&#45;jalan&#45;lintas&#45;13Ydo6lc1u/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 19 Jan 2026 12:13:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang Panjang – Seorang pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Padang Panjang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Padang Panjang–Batusangkar, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Senin pagi (19/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang Panjang – </strong>Seorang pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Padang Panjang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Padang Panjang–Batusangkar, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Senin pagi (19/1/2026).</p><p>Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 07.17 WIB, saat arus lalu lintas dipadati warga dan pelajar yang hendak berangkat ke sekolah.</p><p>Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan korban bernama Gilang Pratama (16), warga Padang Panjang, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BA 6799 CS.</p><p>“Korban mengalami kecelakaan saat kondisi lalu lintas sedang padat oleh warga dan pelajar,” ujar AKP Pifzen.</p><p>Menurut keterangan polisi, sepeda motor yang dikendarai korban bertabrakan dengan mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Djoko Prasetyo (63), warga Jalan Rasuna Said, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat.</p><p>Dalam insiden tersebut, korban terjatuh dan kepalanya terbentur keras ke bagian ban mobil, sehingga mengalami luka berat di bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.</p><p>Petugas Satlantas Polres Padang Panjang yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan.</p><p>Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut.</p><p>“Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Padang Panjang,” tambah AKP Pifzen.</p><p>Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pelajar, agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama pada jam-jam padat di pagi hari.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kecelakaan-pagi-di-padang-panjang-siswa-smk-meninggal-dunia-di-jalan-lintas_hJ2yOfls62." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Siswi SMP di Solok Selatan Diduga Mengalami Kekerasan Seksual</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/siswi&#45;smp&#45;di&#45;solok&#45;selatan&#45;diduga&#45;mengalami&#45;kekerasan&#45;seksual&#45;ugJO3766XU/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/siswi&#45;smp&#45;di&#45;solok&#45;selatan&#45;diduga&#45;mengalami&#45;kekerasan&#45;seksual&#45;ugJO3766XU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 18 Jan 2026 18:30:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Solok Selatan – Seorang siswi kelas II SMP berinisial WA (13) di Jorong Tanah Galo, Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan seorang pemuda berinisial MP (22). Mirisnya, korban disebut sempat dibawa dan ditahan selama tiga hari di sebuah hotel di Kabupaten Sijunjung.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Solok Selatan – </strong>Seorang siswi kelas II SMP berinisial WA (13) di Jorong Tanah Galo, Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan seorang pemuda berinisial MP (22). Mirisnya, korban disebut sempat dibawa dan ditahan selama tiga hari di sebuah hotel di Kabupaten Sijunjung.</p><p>Ibu korban, ER (33), mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi tanpa sepengetahuannya. Ia baru mengetahui keberadaan anaknya setelah beberapa hari tidak pulang ke rumah.</p><p>“<i>Anak saya dibawa pergi dan tidak diizinkan pulang selama tiga hari. Saya sangat terpukul mengetahui apa yang dialaminya</i>,” ujar ER kepada wartawan Sumbar Kita, Minggu (18/1/2026).</p><p>Menurut ER, terduga pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarganya. MP disebut berasal dari kampung yang sama dan tinggal tidak jauh dari sekolah korban.</p><p>“<i>Saya satu suku dengan ibunya, dan dengan ayahnya kami masih ada hubungan keluarga. Karena itu saya tidak menyangka kejadian ini bisa menimpa anak saya</i>,” tuturnya.</p><p>Kasus ini telah dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Korban saat ini mendapat pendampingan keluarga dan diharapkan memperoleh perlindungan serta pemulihan psikologis.</p><p>Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi lengkap serta memastikan pertanggungjawaban hukum terhadap terduga pelaku.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/siswi-smp-di-solok-selatan-diduga-mengalami-kekerasan-seksual_n6G5DastSB." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ayah dan Anak Diserang Beruang Madu Saat Panen Manggis di Limapuluh Kota</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/ayah&#45;dan&#45;anak&#45;diserang&#45;beruang&#45;madu&#45;saat&#45;panen&#45;manggis&#45;di&#45;limapuluh&#45;kota&#45;L4y2lwr098/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/ayah&#45;dan&#45;anak&#45;diserang&#45;beruang&#45;madu&#45;saat&#45;panen&#45;manggis&#45;di&#45;limapuluh&#45;kota&#45;L4y2lwr098/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 16 Jan 2026 20:56:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Limapuluh Kota – Peristiwa mengejutkan terjadi di Jorong Mudiak Liki, Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota. Seorang pria bernama Wandi Putra bersama anak kandungnya, Aldi, menjadi korban serangan beruang madu saat berada di ladang manggis milik mereka, Jumat sore (16/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Limapuluh Kota – </strong>Peristiwa mengejutkan terjadi di Jorong Mudiak Liki, Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota. Seorang pria bernama Wandi Putra bersama anak kandungnya, Aldi, menjadi korban serangan beruang madu saat berada di ladang manggis milik mereka, Jumat sore (16/1/2026).</p><p>Wali Nagari Kurai, Beni Eka Putera, menjelaskan kejadian bermula ketika Wandi dan anaknya pergi ke ladang untuk memanen manggis. Saat perjalanan pulang, tiba-tiba seekor beruang madu keluar dari semak dan langsung menerkam Aldi hingga terjatuh.</p><p>“Melihat anaknya dalam bahaya, Wandi spontan mendekat untuk menolong. Namun beruang itu justru berbalik menyerang Wandi,” ungkap Beni kepada wartawan, Senin (19/1/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768832658_b51969d2241a0af45fa0.png"></figure><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768832659_8370e1b6042cc695a232.png"></figure><p>Akibat serangan tersebut, Wandi mengalami luka robek di bagian wajah, sementara Aldi menderita luka pada tangan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban untuk mendapatkan perawatan medis.</p><p>Peristiwa ini menambah daftar konflik satwa liar dengan manusia di wilayah perbukitan Suliki. Aparat nagari mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di ladang, terutama di kawasan yang berbatasan dengan hutan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/ayah-dan-anak-diserang-beruang-madu-saat-panen-manggis-di-limapuluh-kota_3jec8aMfi7.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Agam Evaluasi Progres Pembangunan Huntara Korban Bencana</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/wabup&#45;agam&#45;evaluasi&#45;progres&#45;pembangunan&#45;huntara&#45;korban&#45;bencana&#45;X33c7x3zrl/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/wabup&#45;agam&#45;evaluasi&#45;progres&#45;pembangunan&#45;huntara&#45;korban&#45;bencana&#45;X33c7x3zrl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 14 Jan 2026 22:58:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemkab Agam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, SE, M.Com, memimpin Rapat Evaluasi Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam di Kabupaten Agam. Rapat tersebut digelar di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu malam (14/1).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, SE, M.Com, memimpin Rapat Evaluasi Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam di Kabupaten Agam. Rapat tersebut digelar di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu malam (14/1).</p><p>Dalam arahannya, Wakil Bupati Agam menegaskan bahwa pembangunan Huntara diselesaikan sesuai dengan target yang telah disepakati. Ia menyampaikan bahwa target pembangunan Huntara di Kayu Pasak Palembayan rampung pada 17 Januari, dan pada 20 Januari sudah dapat ditempati oleh para pengungsi, lengkap dengan peralatan rumah tangga.</p><p><i>“Kita menginginkan para pengungsi yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian dapat segera pindah ke Huntara yang lebih layak dan nyaman</i>,” ujar Muhammad Iqbal.</p><p>Selain itu, Wakil Bupati Agam juga menekankan pentingnya peran camat dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, khususnya terkait mekanisme relokasi pengungsi dari pengungsian ke Huntara, hingga tahapan menuju Hunian Tetap (Huntap). Hal ini dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman atau persepsi yang dapat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.</p><p>“<i>Saya minta camat dapat menyampaikan informasi secara utuh dan benar kepada masyarakat, sehingga proses relokasi berjalan lancar dan kondusif,</i>” tegasnya.</p><p>Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri oleh Sekda Agam Lutfi AR , Unsur Pengarah BNPB Brigjen. Pol. (Purn.) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H., M.Si, dan Tenaga Ahli Kepala BNPB &nbsp;Dra. Eny Supartini, MM, Para Asisten, staf ahli, kepala OPD, serta para camat. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring , guna memastikan seluruh pihak terkait dapat mengikuti dan berkontribusi dalam percepatan penanganan pascabencana.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/wabup-agam-evaluasi-progres-pembangunan-huntara-korban-bencana_Dznq4Qfk6E.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Agam Lakukan Audiensi di Kementerian ATR/BPN</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/bupati&#45;agam&#45;lakukan&#45;audiensi&#45;di&#45;kementerian&#45;atrbpn&#45;G42w53rtg0/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/bupati&#45;agam&#45;lakukan&#45;audiensi&#45;di&#45;kementerian&#45;atrbpn&#45;G42w53rtg0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 14 Jan 2026 17:03:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemkab Agam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis. MM Datuak Tan Batuah &amp;nbsp;melaksanakan audiensi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia,&amp;nbsp;Bapak Nusron Wahid di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada hari Rabu siang (14/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis. MM Datuak Tan Batuah &nbsp;melaksanakan audiensi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia,&nbsp;Bapak Nusron Wahid di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada hari Rabu siang (14/1/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768457074_b0b71ab381c4e3bc7504.jpg"></figure><p>Audiensi tersebut membahas&nbsp;persiapan penyediaan lahan untuk hunian tetap (huntap)&nbsp;bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam, sebagai bagian dari&nbsp;Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Dalam pertemuan itu, Pemkab Agam mengusulkan pemanfaatan&nbsp;lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Inangsari dan lahan &nbsp;PT Palalu Raya&nbsp;sebagai alternatif lokasi pembangunan huntap.</p><p>Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh dukungan dan arahan dari Kementerian ATR/BPN terkait status, legalitas, serta mekanisme pemanfaatan lahan agar proses pembangunan huntap dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p><p>Dalam audiensi tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Agam didampingi oleh&nbsp;Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam&nbsp;Ofrizon ST serta&nbsp;Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam Rinaldi, ST MT, yang turut memaparkan kesiapan teknis, perencanaan tata ruang, serta kebutuhan hunian bagi warga terdampak bencana.</p><p>Pemerintah Kabupaten Agam berharap, melalui audiensi ini, terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat penyediaan lahan yang layak dan aman, sehingga pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana dapat segera direalisasikan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/bupati-agam-lakukan-audiensi-di-kementerian-atrbpn_sNIm5s9UPU.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Agam Hadiri Rakor Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Istana Gubernur Sumbar</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/bupati&#45;agam&#45;hadiri&#45;rakor&#45;rencana&#45;rehabilitasi&#45;dan&#45;rekonstruksi&#45;pascabencana&#45;di&#45;istana&#45;gubernur&#45;sumbar&#45;qkeUlaP03M/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/bupati&#45;agam&#45;hadiri&#45;rakor&#45;rencana&#45;rehabilitasi&#45;dan&#45;rekonstruksi&#45;pascabencana&#45;di&#45;istana&#45;gubernur&#45;sumbar&#45;qkeUlaP03M/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 13 Jan 2026 12:51:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemkab Agam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Agam &#45; Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang digelar di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Padang, Selasa (13/1).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Agam - </strong>Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang digelar di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Padang, Selasa (13/1).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768456434_3e2d00ea3975798d3b24.jpg"></figure><p>Menteri Dalam Negeri RI sekaligus Ketua Satgas, Muhammad Tito Karnavian, memimpin rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Sumatera Barat untuk membahas pembaruan situasi serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.</p><p>Melalui pembentukan Satgas berdasarkan keputusan Presiden RI, pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat sinergi agar pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.</p><p>Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah yang masih memerlukan atensi, khususnya pada infrastruktur, fasilitas pendidikan, pasar, serta layanan kesehatan yang masih dalam kondisi darurat.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/bupati-agam-hadiri-rakor-rencana-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-pascabencana-di-istana-gubernur-sumbar_1RwuePrIQx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PKK Kabupaten Agam Menyalurkan Bantuan Logistik kepada Warga Terdampak Bencana di Nagari Sungai Landia, Agam</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/pkk&#45;kabupaten&#45;agam&#45;menyalurkan&#45;bantuan&#45;logistik&#45;kepada&#45;warga&#45;terdampak&#45;bencana&#45;di&#45;nagari&#45;sungai&#45;landia&#45;agam&#45;svSAwkjc3i/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/pkk&#45;kabupaten&#45;agam&#45;menyalurkan&#45;bantuan&#45;logistik&#45;kepada&#45;warga&#45;terdampak&#45;bencana&#45;di&#45;nagari&#45;sungai&#45;landia&#45;agam&#45;svSAwkjc3i/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 12 Jan 2026 18:09:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemkab Agam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Senin (12/1).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Senin (12/1).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768457517_d89d92363db8570e8a77.jpg"></figure><p>Bantuan yang didrop di Kantor Wali Nagari Sungai Landia itu, berupa sembako, selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi serta kebutuhan dasar lainnya.</p><p>Dalam kesempatan itu, Ny Merry juga sempat meninjau langsung lokasi banjir yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta lahan pertanian masyarakat Sungai Landia.</p><p>Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung dampak bencana yang terjadi dan kondisi warga terdampak di lapangan.</p><p>Ny Merry berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan membantu warga bangkit kembali pascabencana.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pkk-kabupaten-agam-menyalurkan-bantuan-logistik-kepada-warga-terdampak-bencana-di-nagari-sungai-landia-agam_j7Va7yppAg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dua Pemuda Terluka Akibat Penusukan Saat Penutupan Turnamen Voli di Pasaman</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/dua&#45;pemuda&#45;terluka&#45;akibat&#45;penusukan&#45;saat&#45;penutupan&#45;turnamen&#45;voli&#45;di&#45;pasaman&#45;lvZZa86c1i/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/dua&#45;pemuda&#45;terluka&#45;akibat&#45;penusukan&#45;saat&#45;penutupan&#45;turnamen&#45;voli&#45;di&#45;pasaman&#45;lvZZa86c1i/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 12 Jan 2026 12:59:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman – Suasana penutupan turnamen bola voli di Kecamatan Tigo Nagari berubah mencekam setelah dua pemuda dilaporkan mengalami luka akibat serangan senjata tajam, Senin (12/1/2026) dini hari.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman</strong> – Suasana penutupan turnamen bola voli di Kecamatan Tigo Nagari berubah mencekam setelah dua pemuda dilaporkan mengalami luka akibat serangan senjata tajam, Senin (12/1/2026) dini hari.</p><p>Peristiwa tersebut terjadi sekitar <strong>pukul 03.00 WIB</strong> di <strong>Lapangan Voli Padang Jirat</strong>, Jorong Nagari Saparampek, Nagari Ladang Panjang. Pelaku diduga seorang pria berinisial <strong>R (23)</strong> yang disebut-sebut sebagai anggota TNI.</p><p>Kapolsek Tigo Nagari, <strong>Iptu Dian Feri Maizal</strong>, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa R merupakan warga asal Jakarta dan diduga bertugas di <strong>Yon Zipur 3 Kodam Jaya</strong>. Saat ini, yang bersangkutan diketahui sedang menjalani penugasan bantuan kemanusiaan di wilayah <strong>Palembayan, Kabupaten Agam</strong>.</p><p>“Terduga pelaku berinisial R, usia 23 tahun. Dugaan sementara yang bersangkutan adalah anggota TNI,” ujar Iptu Dian melalui "Sumbar Kita" pada Senin siang (12/1/2026).</p><p>Dua korban dalam kejadian ini masing-masing berinisial <strong>J (26)</strong> dan <strong>Z (21)</strong>, keduanya merupakan warga setempat yang berprofesi sebagai wiraswasta. Keduanya mengalami luka akibat serangan pisau dan telah mendapatkan penanganan medis.</p><p>Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif kejadian serta kronologi lengkap insiden tersebut. Penanganan kasus juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait sesuai prosedur yang berlaku.</p><p>Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/dua-pemuda-terluka-akibat-penusukan-saat-penutupan-turnamen-voli-di-pasaman_36fW8t02i7." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gubernur Mahyeldi Terima Bantuan Rp4,56 Miliar dari Batam untuk Warga Terdampak Bencana</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/gubernur&#45;mahyeldi&#45;terima&#45;bantuan&#45;rp456&#45;miliar&#45;dari&#45;batam&#45;untuk&#45;warga&#45;terdampak&#45;bencana&#45;Y059cUV5g2/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/gubernur&#45;mahyeldi&#45;terima&#45;bantuan&#45;rp456&#45;miliar&#45;dari&#45;batam&#45;untuk&#45;warga&#45;terdampak&#45;bencana&#45;Y059cUV5g2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 11 Jan 2026 19:48:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim 1 Humas Pemprov Sumbar]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan donasi dari Pemerintah dan masyarakat Kota Batam untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp4,56 miliar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang -</strong> Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan donasi dari Pemerintah dan masyarakat Kota Batam untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp4,56 miliar.</p><p>Bantuan tersebut terdiri dari Rp2,5 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam serta Rp2,06 miliar dari hasil urunan dan donasi masyarakat Kota Batam.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768222491_501de9d3de5c115f8ac8.jpg"></figure><p>Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah kepada Gubernur Mahyeldi di Istana Gubernuran, Minggu (11/1/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768222509_c20cdf23a6753308d6ab.jpg"></figure><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768222533_1b627036e1d538a22827.jpg"></figure><p>Gubernur Sumbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Batam terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumbar. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan dan empati antar sesama anak bangsa.</p><p><i>“Terima kasih atas perhatian dan dukungan ini. Bantuan ini menegaskan apa yang pernah disampaikan Bapak Presiden Prabowo, bahwa masyarakat terdampak bencana tidak sendiri. Semua peduli, semua berempati, tanpa memandang ras, suku, dan agama,” </i>ujar Mahyeldi.</p><p>Ia menilai, semangat persatuan dan kesatuan bangsa hingga saat ini masih terjalin sangat baik, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Hal itu terlihat dari tingginya kepedulian masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia terhadap daerah terdampak.</p><p>“<i>Kami bahkan mendengar ada anak-anak di Papua yang rela membuka celengan untuk membantu, masyarakat di NTT dan Papua juga menggalang donasi di pasar. Ini adalah semangat luar biasa yang harus terus kita jaga bersama,</i>” tambahnya.</p><p>Sebelumnya, Sekda Kota Batam, Firmansyah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk ungkapan duka dan kepedulian Pemerintah serta masyarakat Kota Batam kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Selain untuk Sumbar, bantuan serupa juga disalurkan ke Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.</p><p>Ia menjelaskan, penyerahan hari ini bersifat simbolis karena dana bantuan tersebut telah lebih dahulu ditransfer ke kas daerah Pemerintah Provinsi Sumbar.</p><p><i>“Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp4,5 miliar lebih, terdiri dari Rp2,5 miliar dari APBD Kota Batam dan Rp2,06 miliar dari donasi masyarakat,” </i>jelas Firmansyah.</p><p>Ia juga meyakini masih terdapat bantuan lain yang disalurkan secara mandiri oleh masyarakat, baik secara pribadi maupun melalui paguyuban.</p><p>“<i>Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana hidrometeorologi di tiga provinsi,”</i> pungkasnya.</p><p>Dalam penyerahan bantuan tersebut, Sekda Kota Batam didampingi unsur Forkopimda Kota Batam, di antaranya Ketua DPRD, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim. Kemudian juga hadir Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI, Berkat Widjanarko serta Kepala BPOM Kota Batam.</p><p>Sementara dari Pemerintah Provinsi Sumbar, Gubernur Mahyeldi turut didampingi Kepala Bappeda, Kalaksa BPBD, dan Sekretaris DPRD.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/gubernur-mahyeldi-terima-bantuan-rp456-miliar-dari-batam-untuk-warga-terdampak-bencana_05Gy3999aZ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kronologi Lengkap OTT KPK Pegawai Pajak Jakarta Utara</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;ott&#45;kpk&#45;pegawai&#45;pajak&#45;jakarta&#45;utara&#45;2rEa476K6F/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;ott&#45;kpk&#45;pegawai&#45;pajak&#45;jakarta&#45;utara&#45;2rEa476K6F/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 11:04:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara menjadi OTT pertama KPK di tahun 2026. Operasi ini menyasar dugaan pemerasan dan suap terkait pengurangan nilai pajak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara menjadi <strong>OTT pertama KPK di tahun 2026</strong>. Operasi ini menyasar dugaan <strong>pemerasan dan suap terkait pengurangan nilai pajak</strong>.</p><p><strong>Awal Operasi</strong></p><p>OTT dilakukan KPK pada <strong>Jumat malam (9/1/2026)</strong> di lingkungan <strong>Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Utara</strong>. Informasi awal menyebutkan adanya transaksi mencurigakan antara oknum pegawai pajak dengan pihak wajib pajak.</p><p>Kabar OTT ini dikonfirmasi oleh <strong>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo</strong>, serta <strong>Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto</strong>.</p><p>“<i>Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan di wilayah Jakarta</i>,” ujar Budi Prasetyo.</p><p><strong>Delapan Orang Diamankan</strong></p><p>Dalam operasi tersebut, <strong>total delapan orang</strong> diamankan oleh tim penindakan KPK. Mereka terdiri dari <strong>beberapa pegawai pajak</strong> dan <strong>pihak wajib pajak</strong>.</p><p><i>“Sampai saat ini, Tim telah mengamankan para pihak sejumlah delapan orang</i>,” kata Budi Prasetyo, Sabtu (10/1/2026).</p><p>Para pihak yang diamankan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif.</p><p><strong>Barang Bukti Ratusan Juta dan Valuta Asing</strong></p><p>Selain mengamankan para pihak, KPK juga menyita <strong>uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing (valas)</strong>.</p><p>Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyebutkan jumlah sementara barang bukti uang mencapai <strong>ratusan juta rupiah</strong>, meski belum dihitung secara rinci.</p><p><i>“Belum dihitung, sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas,”</i> ungkap Fitroh.</p><p><strong>Dugaan Pemerasan dan Suap Pengurangan Pajak</strong></p><p>KPK memastikan OTT ini berkaitan dengan <strong>dugaan pemerasan dan suap untuk pengurangan nilai pajak</strong>.</p><p>“<i>Iya, pengurangan pajak</i>,” tegas Fitroh.</p><p>Diduga terdapat kesepakatan antara oknum pegawai pajak dan wajib pajak dalam proses pengurangan kewajiban pajak yang tidak sesuai ketentuan hukum.</p><p><strong>Penentuan Status Hukum</strong></p><p>KPK memiliki waktu <strong>1 x 24 jam</strong> untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan, sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).</p><p>Hingga berita ini diturunkan, <strong>belum ada pernyataan resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan</strong> terkait OTT tersebut.</p><p><strong>OTT Pertama KPK di 2026</strong></p><p>OTT ini tercatat sebagai <strong>OTT pertama KPK sepanjang tahun 2026</strong>. Berdasarkan laporan kinerja KPK, sepanjang tahun <strong>2025</strong>, lembaga antirasuah tersebut telah melakukan <strong>11 operasi tangkap tangan</strong>, dengan sejumlah pejabat publik sebagai tersangka.</p><p>KPK menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik korupsi, khususnya di sektor pelayanan publik dan penerimaan negara.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kronologi-lengkap-ott-kpk-pegawai-pajak-jakarta-utara_l9Yf9ts8S9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KPK: OTT Pegawai Pajak di Jakarta Utara Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;terkait&#45;dugaan&#45;suap&#45;pengurangan&#45;pajak&#45;tPRcOy786V/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;terkait&#45;dugaan&#45;suap&#45;pengurangan&#45;pajak&#45;tPRcOy786V/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:21:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor pajak wilayah Jakarta Utara berkaitan dengan dugaan suap pengurangan nilai pajak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan <strong>Operasi Tangkap Tangan (OTT)</strong> di kantor pajak wilayah Jakarta Utara berkaitan dengan <strong>dugaan suap pengurangan nilai pajak</strong>.</p><p>Wakil Ketua KPK <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong> menyampaikan, OTT tersebut menyasar praktik suap antara <strong>pegawai pajak dan pihak wajib pajak</strong>.</p><p><i>“Iya, terkait pengurangan pajak</i>,” kata Fitroh saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).</p><p>Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara, besaran nilai pajak yang diduga dikurangi, maupun peran masing-masing pihak dalam dugaan suap tersebut.</p><p>Selain pegawai pajak, sejumlah <strong>wajib pajak</strong> turut diamankan dalam OTT ini.</p><p><i>“Ada beberapa pegawai pajak dan dari pihak wajib pajak</i>,” ujarnya.</p><p>KPK saat ini masih memiliki waktu <strong>1x24 jam</strong> untuk menetapkan status hukum para pihak yang diamankan.<br>Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, <strong>belum ada keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Pajak</strong> terkait OTT tersebut.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1768018428_056a33f420bad82359fb.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>OTT KPK di Jakarta Utara, Ratusan Juta Rupiah dan Valuta Asing Diamankan</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/ott&#45;kpk&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;ratusan&#45;juta&#45;rupiah&#45;dan&#45;valuta&#45;asing&#45;diamankan&#45;7m9fJ9Pkk6/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/ott&#45;kpk&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;ratusan&#45;juta&#45;rupiah&#45;dan&#45;valuta&#45;asing&#45;diamankan&#45;7m9fJ9Pkk6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:17:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan <strong>barang bukti berupa uang tunai</strong> dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar pegawai pajak di wilayah <strong>Jakarta Utara</strong>.</p><p>Wakil Ketua KPK <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong> mengungkapkan, uang yang disita terdiri dari <strong>pecahan rupiah dan valuta asing (valas)</strong> dengan jumlah sementara mencapai <strong>ratusan juta rupiah</strong>.</p><p>“<i>Belum dihitung secara detail, sementara ada ratusan juta rupiah dan juga valas,</i>” kata Fitroh saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).</p><p>Fitroh menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap jumlah pasti uang yang diamankan serta peran masing-masing pihak yang terjaring OTT.</p><p>KPK juga belum memerinci jumlah pasti pegawai pajak dan wajib pajak yang diamankan dalam operasi tersebut.</p><p><i>“Berapa orangnya masih dalam pendataan</i>,” ujarnya singkat.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1768018398_c0dd8eb7ea483a3fae53.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KPK OTT Pegawai Pajak di Jakarta Utara, 8 Orang Diamankan</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;8&#45;orang&#45;diamankan&#45;mb7pw8jt00/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kpk&#45;ott&#45;pegawai&#45;pajak&#45;di&#45;jakarta&#45;utara&#45;8&#45;orang&#45;diamankan&#45;mb7pw8jt00/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:07:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor pajak wilayah Jakarta Utara, Jumat (9/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan <strong>Operasi Tangkap Tangan (OTT)</strong> di kantor pajak wilayah <strong>Jakarta Utara</strong>, Jumat (9/1/2026).</p><p>Dalam operasi tersebut, <strong>sebanyak delapan orang</strong> diamankan oleh tim penindakan KPK.</p><p>“<i>Sampai saat ini, tim telah mengamankan para pihak sejumlah delapan orang,</i>” ujar Juru Bicara KPK <strong>Budi Prasetyo</strong> kepada wartawan, Sabtu (9/1/2026).</p><p>Wakil Ketua KPK <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong> membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyebut, pihak-pihak yang diamankan terdiri dari <strong>pegawai pajak dan pihak wajib pajak</strong>.</p><p>“Benar, beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP (wajib pajak),” kata Fitroh saat dikonfirmasi.</p><p>Hingga saat ini, KPK belum membeberkan secara rinci identitas para pihak yang diamankan maupun kronologi lengkap OTT tersebut.<br>KPK memiliki waktu <strong>1x24 jam</strong> untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1768018327_f5dee6c76137019d7483.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jumat Berkah Polres Lubuk Linggau, Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Awali Pekan Kedua 2026</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/jumat&#45;berkah&#45;polres&#45;lubuk&#45;linggau&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;santunan&#45;anak&#45;yatim&#45;awali&#45;pekan&#45;kedua&#45;2026&#45;mFY88kG3vc/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/jumat&#45;berkah&#45;polres&#45;lubuk&#45;linggau&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;santunan&#45;anak&#45;yatim&#45;awali&#45;pekan&#45;kedua&#45;2026&#45;mFY88kG3vc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 00:56:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Lubuklinggau – Mengawali pekan kedua di tahun 2026 dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan religius dan sosial bertajuk Jumat Berkah, Jumat pagi (9/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Lubuklinggau</strong> – Mengawali pekan kedua di tahun 2026 dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, <strong>Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan</strong> menggelar kegiatan religius dan sosial bertajuk <strong>Jumat Berkah</strong>, Jumat pagi (9/1/2026).</p><p>Kegiatan yang berlangsung di <strong>Aula Bhayangkari Polres Lubuklinggau</strong> ini merupakan bagian dari program <strong>Cooling System</strong>, yang bertujuan menjaga kesejukan, kedamaian, serta memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.</p><p>Doa Bersama untuk Keamanan Kota</p><p>Kegiatan yang dipimpin oleh <strong>Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Lubuklinggau</strong> sebagai leading sector tersebut menghadirkan puluhan anak dari <strong>Panti Asuhan Al-Amin Lubuklinggau</strong>.</p><p>Suasana aula tampak khusyuk saat lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema. Personel Polres Lubuk Linggau bersama anak-anak panti asuhan duduk bersila melaksanakan <strong>pembacaan Surah Yasiin dan Doa Selamat</strong>.</p><p>Doa bersama ini dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar <strong>Kota Lubuklinggau senantiasa aman, kondusif, serta dijauhkan dari segala marabahaya sepanjang tahun 2026</strong>.</p><p>Sentuhan Kepedulian dan Tali Asih</p><p>Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan <strong>pembagian nasi kotak</strong> kepada seluruh anak-anak panti asuhan. Selain itu, Polres Lubuk Linggau juga menyerahkan <strong>tali asih</strong> kepada pengurus Panti Asuhan Al-Amin sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan anak yatim.</p><p>Kapolres Lubuklinggau <strong>AKBP Adithia Bagus Arjunadi</strong>, melalui Kasat Binmas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang menitikberatkan pada pendekatan humanis Polri.</p><p>“Hari ini kami berbagi kebahagiaan bersama adik-adik dari Panti Asuhan Al-Amin. Melalui doa-doa tulus mereka, kami berharap pelaksanaan tugas Polri dalam melayani masyarakat semakin diberkahi. Ini juga bagian dari upaya cooling system melalui pendekatan spiritual,” ujarnya.</p><p><strong>Apresiasi dari Panti Asuhan</strong></p><p>Keceriaan tampak jelas di wajah anak-anak panti asuhan yang menerima perhatian dan bantuan dari jajaran kepolisian. Pengurus Panti Asuhan Al-Amin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kegiatan tersebut.</p><p>“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran Sat Binmas. Kegiatan ini sangat berarti bagi anak-anak kami, bukan hanya dari sisi bantuan, tetapi juga kedekatan emosional yang terbangun,” ungkap salah satu pengurus panti.</p><p>Kegiatan <strong>Jumat Berkah</strong> ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan ini, Polres Lubuklinggau menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai <strong>pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/jumat-berkah-polres-lubuk-linggau-doa-bersama-dan-santunan-anak-yatim-awali-pekan-kedua-2026_x5gv0fQe21." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pria 39 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Teramang Jaya</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pria&#45;39&#45;tahun&#45;ditemukan&#45;meninggal&#45;tergantung&#45;di&#45;teramang&#45;jaya&#45;5g5Jyb880p/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pria&#45;39&#45;tahun&#45;ditemukan&#45;meninggal&#45;tergantung&#45;di&#45;teramang&#45;jaya&#45;5g5Jyb880p/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 00:50:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko – Warga Desa Pondok Baru, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, digemparkan dengan penemuan seorang pria berinisial RK (39) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, Jumat pagi (9/1/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko</strong> – Warga Desa Pondok Baru, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, digemparkan dengan penemuan seorang pria berinisial <strong>RK (39)</strong> yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, Jumat pagi (9/1/2026).</p><p>Korban yang diketahui bekerja sebagai <strong>karyawan swasta</strong> pertama kali ditemukan sekitar <strong>pukul 10.45 WIB</strong> oleh dua orang saksi yang datang ke rumah korban dengan maksud mengajaknya menghadiri acara hajatan di desa tetangga.</p><p>Namun, saat dipanggil berulang kali, korban tidak memberikan respons. Merasa curiga, saksi kemudian mengecek ke bagian belakang rumah dan mendapati korban telah dalam kondisi <strong>tergantung di kayu blandar tengah rumah</strong>.</p><p><strong>Polisi Lakukan Olah TKP</strong></p><p>Mendapat laporan dari warga, <strong>petugas Polsek Teramang Jaya bersama Satreskrim Polres Mukomuko</strong> langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan <strong>botol kecil berisi sisa racun rumput jenis Gramaxone</strong> di sekitar tempat kejadian. Selain itu, tercium <strong>bau menyengat dari mulut korban</strong>, yang menguatkan dugaan adanya konsumsi zat beracun sebelum kejadian.</p><p><strong>Keterangan Polisi</strong></p><p>Kasat Reskrim Polres Mukomuko, <strong>Iptu Novaldi Dewanda Baskara</strong>, mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan luar sementara, kematian korban <strong>mengarah pada dugaan gantung diri</strong>.</p><p>“Untuk memastikan secara pasti penyebab kematian, seharusnya dilakukan autopsi. Namun pihak keluarga menolak dan meminta jenazah segera dimakamkan,” jelas Iptu Novaldi.</p><p>Meski autopsi ditolak, pihak kepolisian tetap melaksanakan prosedur penyelidikan dengan <strong>memeriksa saksi-saksi</strong>, <strong>mengamankan barang bukti</strong>, serta <strong>membuat berita acara penolakan autopsi</strong> yang ditandatangani oleh pihak keluarga.</p><p><strong>Situasi Kondusif</strong></p><p>Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan <strong>aman dan kondusif</strong>. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain.</p><p>Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar <strong>tidak berspekulasi</strong>, tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta <strong>mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat yang berwenang</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pria-39-tahun-ditemukan-meninggal-tergantung-di-teramang-jaya_2lrvky0a7L.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tradisi Filsafat Timur dan Barat</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/khas/tradisi&#45;filsafat&#45;timur&#45;dan&#45;barat&#45;F6ZYw42O1D/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/khas/tradisi&#45;filsafat&#45;timur&#45;dan&#45;barat&#45;F6ZYw42O1D/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 10 Jan 2026 00:00:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu –&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO</strong></a><strong>, Kota Bengkulu –&nbsp;</strong></p><p><strong>BAB I - Sejarah dan Asal-usul Filsafat Timur dan Barat</strong></p><p><strong>1.1. Konteks Geografis dan Budaya</strong></p><p>Filsafat, dalam pengertian klasik sebagai philosophia (philosopha:"kecintaan pada kebijaksanaan"), muncul di beberapa pusat peradaban dunia yang berbeda namun hampir bersamaan dalam rentang milenium pertama sebelum Masehi. Tradisi Barat berakar di dunia Yunani kuno, terutama di wilayah Ionia (Asia Kecil) dan daratan Yunani (Athena), pada abad ke-6 hingga ke-4 sebelum Masehi. Tokoh awal seperti Thales dari Miletus (624-546 SM) memulai penjelasan kosmos dengan prinsip alamiah (arch) tanpa bergantung pada mitos, suatu pergeseran mendasar dari narasi religius menuju pendekatan rasional dan empiris. Dari garis keturunan intelektual ini lahir Socrates, Plato, dan Aristoteles yang kemudian membentuk kerangka rasionalitas Barat.</p><p>Sebaliknya, di Timur, pencarian hakikat realitas dan kebijaksanaan lahir bahkan lebih awal melalui teks-teks Weda di India (sekitar 1500 SM) dan ajaran awal Tiongkok yang dirumuskan oleh Konfusius (551-479 SM) serta Laozi (sekitar abad ke-6 SM). Universitas kuno seperti Takail (Taxila) dan Nland di India, aktif sejak setidaknya abad ke-5 Masehi, telah menjadi pusat kajian logika, metafisika, dan meditasi Buddhis dan Hindu. Sementara itu, Akademi Jixia () di Negara Qi (sekitar abad ke-4 SM) berperan sebagai forum pertemuan ratusan pemikir dari aliran Konfusianisme, Mohisme, Taoisme, hingga Legalisme. Tradisi Timur secara umum lebih menekankan harmoni kosmik, etika sosial, dan pembinaan batin, namun juga memiliki sistem logika dan epistemologi yang ketat, khususnya dalam aliran Nyya dan Buddhisme India.</p><p><strong>1.2. Genealogi Filsafat Barat</strong></p><p>Tradisi filsafat Barat secara klasik dimulai dari apa yang disebut para sejarawan sebagai pre-Socratics, yaitu para filsuf alam seperti Thales, Anaximandros, dan Herakleitos. Fokus mereka pada prinsip alamiah menjadi landasan berkembangnya sains dan metafisika. Socrates (469-399 SM) kemudian mengalihkan fokus filsafat ke bidang etika dan epistemologi, dengan penekanan pada dialog dialektis (elenchus), sebagaimana direkam oleh Plato dalam dialog Apologia di mana Socrates berkata:<br>(ho de anextastos bos ou bits anthrp, "kehidupan yang tidak diperiksa tidak layak dijalani").</p><p>Plato (427-347 SM) mendirikan Akademia di Athena sekitar 387 SM, institusi pendidikan filsafat pertama yang berorientasi sistematis. Ia memperkenalkan Theory of Forms dan memandang kebenaran tertinggi berada pada dunia ide. Aristoteles (384-322 SM), murid Plato, mendirikan Lyceum (335 SM) dan menyusun Organon, kumpulan risalah logika yang memformalkan silogisme tiga langkah-yang kemudian menjadi model penalaran deduktif di Eropa selama lebih dari dua milenia. Dalam Metafisika, Aristoteles menulis:<br>(pntes nthrpoi tou eidenai orgontai physei, "semua manusia secara alami mendambakan pengetahuan").</p><p>Sejak abad pertengahan, filsafat Barat mengalami institusionalisasi di universitas-universitas seperti Paris, Bologna, dan Oxford. Penerjemahan karya Aristoteles dari bahasa Yunani dan Arab ke Latin, melalui tokoh-tokoh Muslim seperti Avicenna (Ibn Sn, 980-1037) dan Averroes (Ibn Rushd, 1126-1198), memperkaya skolastisisme Eropa. Thomas Aquinas (1225-1274) mensintesiskan teologi Kristen dengan Aristotelianisme, membangun fondasi metode skolastik berbasis disputatio (debat formal).</p><p><strong>1.3. Genealogi Filsafat Timur</strong></p><p>Filsafat India berakar pada teks-teks Weda (1500-1000 SM) dan berkembang melalui Upaniad (800-500 SM) yang menyelidiki Brahman (realitas absolut) dan tman (diri sejati). Enam aliran ortodoks (adarana) muncul, salah satunya Nyya, yang mengembangkan kerangka logika formal. Nyya Stra karya Akapda Gautama (sekitar abad ke-2 SM) menyatakan:<br><i>" (pratyaknumnopamgam pramni, "Persepsi, inferensi, perbandingan, dan kesaksian adalah sarana pengetahuan").</i><br>Tradisi Buddhisme India, melalui tokoh seperti Dignga (480-540 M) dan Dharmakrti (600-660 M), mengembangkan hetuvidy (ilmu alasan) yang berorientasi pada validitas tanda (linga) dan hubungan universal (vypti).</p><p>Di Tiongkok, Konfusius menekankan etika relasional (ren, "kemanusiaan") dan tatanan sosial (li, "ritual dan norma"), sementara Laozi, melalui Tao Te Ching, mengajarkan harmoni kosmik:<br><i>" (rn f d, d f tin, tin f do, do f zrn, "Manusia mengikuti Bumi. Bumi mengikuti Langit. Langit mengikuti Tao. Tao mengikuti yang alami"</i>).<br>Aliran Taoisme dan Konfusianisme kemudian membentuk fondasi etika politik dan sosial di Asia Timur.</p><p><strong>1.4. Dikotomi Timur-Barat: Konstruksi Modern</strong></p><p>Istilah "filsafat Timur" dan "filsafat Barat" sendiri baru menguat pada era kolonial (abad ke:18-19), ketika universitas Eropa mendefinisikan filsafat sebagai tradisi rasional yang berakar dari Yunani-Latin-Kristen. Pemikiran Asia kerap dikelompokkan sebagai "mistik" atau "religius", sehingga terpinggir dari kanon akademik. Padahal, riset modern dari sarjana seperti Bimal Krishna Matilal dan Jitendra Nath Mohanty menunjukkan bahwa logika Nyya dan epistemologi Buddhis memiliki rigor setara dengan logika Aristotelian.</p><p><strong>1.5. Interaksi Awal dan Pertukaran Intelektual</strong></p><p>Pertukaran ide Timur dan Barat bukanlah fenomena baru. Pada era Helenistik, sejak penaklukan Alexander Agung (abad ke-4 SM), filsafat Yunani bertemu dengan tradisi India di Baktria dan Gandhara. Pada abad pertengahan, karya-karya filsuf Muslim yang menyintesis Aristotelianisme dengan tradisi Timur (seperti al-Farabi dan al-Ghazali) menjadi jembatan penting yang akhirnya sampai ke Eropa Latin. Universitas-universitas di Bologna, Paris, dan Oxford banyak bergantung pada terjemahan dan komentar pemikir Muslim untuk memahami Aristoteles.</p><p>Untuk artikel lengkap: Tradisi Filsafat Timur dan Barat</p><div class="raw-html-embed">https://www.kompasiana.com/ramadhanhadysyahputratambunan/68849b2e34777c0c3d6ed5c2/filsafat-logika-ep-9-tradisi-filsafat-timur-dan-barat#section2</div><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS</strong></p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/tradisi-filsafat-timur-dan-barat_MdbpC0ounZ." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Akhirnya Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama 2020&#45;2024 Resmi jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/akhirnya&#45;yaqut&#45;cholil&#45;qoumas&#45;menteri&#45;agama&#45;2020&#45;2024&#45;resmi&#45;jadi&#45;tersangka&#45;korupsi&#45;kuota&#45;haji&#45;tDb6Cco23h/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/akhirnya&#45;yaqut&#45;cholil&#45;qoumas&#45;menteri&#45;agama&#45;2020&#45;2024&#45;resmi&#45;jadi&#45;tersangka&#45;korupsi&#45;kuota&#45;haji&#45;tDb6Cco23h/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 14:12:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, mantan Menteri Agama pada era Presiden Joko Widodo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023–2024.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Jakarta</strong> – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan <strong>Yaqut Cholil Qoumas</strong> atau yang akrab disapa <strong>Gus Yaqut</strong>, mantan Menteri Agama pada era Presiden Joko Widodo, sebagai <strong>tersangka</strong> dalam kasus dugaan <strong>korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag)</strong> periode <strong>2023–2024</strong>.</p><p>Penetapan status tersangka tersebut dikonfirmasi langsung oleh pimpinan KPK kepada awak media di Jakarta pada <strong>Jumat, 9 Januari 2026</strong>. Wakil Ketua KPK, <strong>Fitroh Rohcahyanto</strong>, membenarkan bahwa KPK sudah meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka.</p><p><i>“Benar</i>,” ujar Fitroh ketika dikonfirmasi oleh para jurnalis.</p><p>Juru Bicara KPK, <strong>Budi Prasetyo</strong>, juga menyatakan lembaga antirasuah sudah menetapkan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji.</p><p>Kasus dugaan korupsi ini berawal dari kebijakan dalam pembagian tambahan <strong>kuota haji tahun 2024</strong>, di mana Indonesia memperoleh tambahan kuota 20.000 jemaah dari Pemerintah Arab Saudi. Dalam praktiknya, kuota tersebut dibagi rata antara kuota <strong>haji reguler</strong> dan <strong>haji khusus</strong>, padahal aturan yang berlaku seharusnya mengutamakan proporsi yang diatur dalam UU Haji dan Umrah.</p><p>Dalam proses penyidikan yang dimulai sejak <strong>9 Agustus 2025</strong>, KPK telah memanggil dan memeriksa Yaqut beberapa kali. Penyidik juga bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk mengkalkulasi kerugian negara yang diduga ditimbulkan dari praktik tersebut. Penghitungan awal menunjukkan kerugian negara diperkirakan mencapai <strong>lebih dari Rp1 triliun</strong>.</p><p>Selain Gus Yaqut, penyidikan ini juga melibatkan beberapa pihak lain yang sebelumnya dicegah bepergian ke luar negeri, termasuk mantan Staf Khusus Kemenag dan pihak penyelenggara haji.</p><p>KPK menyatakan akan menyampaikan keterangan lengkap soal konstruksi perkara, peran masing-masing pihak, serta langkah selanjutnya setelah proses penyidikan berjalan. Hingga berita ini diturunkan, lembaga antirasuah belum membeberkan detail tersangka lainnya atau jadwal resmi persidangan.</p><p>Kasus ini menjadi salah satu sorotan utama publik karena menyangkut penyelenggaraan ibadah haji yang berdampak pada banyak jemaah serta tata kelola kebijakan publik di lingkungan kementerian teknis. Penetapan tersangka terhadap sosok yang pernah memimpin salah satu kementerian penting di Indonesia menunjukkan komitmen KPK dalam mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran dan kebijakan secara menyeluruh.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/1767963108_596f5fb87f80344ea399.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kronologi Lengkap &quot;Nisya Pramugari Batik Air&quot; Tapi Bohongan</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;nisya&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;tapi&#45;bohongan&#45;0ap6KELqJ9/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kronologi&#45;lengkap&#45;nisya&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;tapi&#45;bohongan&#45;0ap6KELqJ9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:44:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Kasus Khairun Nisya, perempuan asal Palembang yang diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air, menjadi sorotan luas publik pada awal Januari 2026. Peristiwa ini mencuat pertama kali di media sosial pada 7 Januari 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Kasus Khairun Nisya, perempuan asal Palembang yang diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air, menjadi sorotan luas publik pada <strong>awal Januari 2026</strong>. Peristiwa ini mencuat pertama kali di media sosial pada <strong>7 Januari 2026.</strong></p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768023650_201c607767b6c06ebd5b.png"></figure><p>Terungkapnya status Nisya, setelah sejumlah unggahan warganet dan kru penerbangan membagikan kejanggalan yang mereka temui di dalam pesawat. Kasus ini tidak hanya viral, tetapi juga membuka tabir <strong>penipuan rekrutmen pramugari</strong>, lemahnya literasi perekrutan resmi, serta tekanan sosial yang dialami pencari kerja muda.</p><p><strong>Awal Mula: Pamit ke Keluarga Ingin Daftar Pramugari</strong></p><p>Kronologi bermula ketika Nisya berpamitan kepada orang tuanya di Palembang untuk pergi ke Jakarta. Kepada keluarga, ia menyampaikan niat <strong>mendaftar sebagai pramugari maskapai</strong>.</p><p>Orang tua Nisya mendukung penuh, bahkan secara rutin membagikan status media sosial berisi doa setiap kali Nisya mengaku akan “terbang”. Pada tahap ini, keluarga <strong>tidak mengetahui</strong> bahwa proses pendaftaran tersebut telah gagal.</p><p><strong>Terjerat Penipuan “Jalur Masuk Pramugari</strong>”</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1768023621_a78f7b442d27f06bfb52.png"></figure><p>Di Jakarta, Nisya dikenalkan kepada seseorang yang mengaku memiliki koneksi internal maskapai dan bisa meloloskan calon pramugari tanpa prosedur panjang. Dengan iming-iming kelulusan cepat, Nisya diminta menyerahkan <strong>uang sekitar Rp30 juta</strong>.</p><p>Setelah uang diserahkan:</p><p><i>Proses rekrutmen tidak pernah jelas</i></p><p><i>Komunikasi dengan pelaku terputus</i></p><p><i>Nisya dinyatakan <strong>tidak lolos</strong></i></p><p>Pada titik ini, Nisya telah menjadi <strong>korban penipuan</strong>, namun memilih memendamnya.</p><p><strong>Tak Berani Jujur, Pilih Berpura-pura</strong></p><p>Merasa malu, takut mengecewakan orang tua, serta terbebani ekspektasi keluarga dan lingkungan, Nisya <strong>tidak berani mengakui kegagalan</strong>.</p><p>Keputusan untuk berpura-pura bekerja sebagai pramugari diambil sebagai jalan pintas, meski berisiko besar. Polisi menilai fase ini sebagai <strong>tekanan psikologis</strong>, bukan niat kriminal murni sejak awal.</p><p><strong>Membeli Atribut Lengkap Awak Kabin</strong></p><p>Untuk mempertahankan kebohongan, Nisya membeli dan mengenakan:</p><p><i>Seragam pramugari Batik Air</i></p><p><i>Koper dan aksesori maskapai</i></p><p><i>ID card yang kemudian diketahui <strong>tidak aktif/tidak berlaku</strong></i></p><p>Penampilannya dinilai sangat meyakinkan, bahkan oleh penumpang awam.</p><p><strong>Naik Pesawat Sebagai Penumpang Biasa</strong></p><p>Pada <strong>6 Januari 2026</strong>, Nisya membeli tiket resmi dan ikut terbang rute <strong>Palembang–Jakarta</strong>. Secara administratif, ia adalah <strong>penumpang sah</strong>, namun secara visual tampak seperti awak kabin.</p><p>Fakta ini kemudian menjadi perhatian serius, karena menyangkut <strong>keamanan penerbangan dan prosedur akses awak pesawat</strong>.</p><p><strong>Kecurigaan Kru dan Awal Terkuak</strong></p><p>Kecurigaan kru muncul saat:</p><p><i>Nisya tidak mengenali istilah standar awak kabin</i></p><p><i>Jawaban terkait prosedur keselamatan tidak sinkron</i></p><p><i>ID card berbeda dari standar internal maskapai</i></p><p>Kru kemudian melaporkan temuan tersebut ke otoritas bandara tujuan.</p><p><strong>Diamankan Avsec di Bandara Soetta</strong></p><p>Setibanya di <strong>Bandara Soekarno-Hatta</strong>, petugas <strong>Aviation Security (Avsec)</strong> langsung mengamankan Nisya untuk pemeriksaan tertutup.</p><p>Hasil awal menyimpulkan:</p><p><i>Nisya bukan awak kabin</i></p><p><i>Tidak memiliki akses kru</i></p><p><i>Tidak melakukan sabotase atau gangguan penerbangan</i></p><p><strong>Pernyataan Polisi dan Sikap Maskapai</strong></p><p>Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, <strong>Kompol Yandri Mono</strong>, menegaskan bahwa kasus ini <strong>tidak langsung diproses pidana berat</strong>, karena:</p><p><i>Tidak ada unsur terorisme atau sabotase</i></p><p><i>Nisya adalah penumpang resmi</i></p><p><i>Ada indikasi kuat korban penipuan dan tekanan mental</i></p><p>Pihak Batik Air dan Lion Group menegaskan bahwa Nisya <strong>bukan karyawan</strong>, serta menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi pengawasan atribut dan edukasi publik soal rekrutmen resmi.</p><p><strong>Viral di Media Sosial dan Reaksi Netizen</strong></p><p>Kasus ini viral luas di X, Instagram, TikTok, dan Facebook. Reaksi publik terbelah:</p><p><i>Kekhawatiran soal keamanan penerbangan</i></p><p><i>Simpati setelah motif penipuan terungkap</i></p><p><i>Kisah orang tua Nisya yang tulus mendoakan anaknya menjadi titik empati publik</i></p><p>Tagar terkait sempat menjadi trending nasional.</p><p><strong>Nisya Mengakui Perbuatan dan Minta Maaf</strong></p><p>Dalam video klarifikasi, Nisya:</p><p><i>Mengakui seluruh perbuatannya</i></p><p><i>Menyampaikan permintaan maaf kepada Batik Air, Lion Group, petugas bandara, kru penerbangan, dan masyarakat</i></p><p><i>Mengaku menyesal dan siap menerima konsekuensi</i></p><p>Ia menegaskan tidak bermaksud membahayakan siapa pun.</p><p><strong>Pelajaran Penting dari Kasus Ini</strong></p><p>Kasus Nisya menjadi <strong>peringatan keras nasional</strong>, khususnya bagi pencari kerja:</p><p><i>&nbsp;Jangan percaya calo</i><br><i>&nbsp;Jangan membayar jalur belakang</i><br><i>Selalu daftar lewat kanal resmi Laporkan penipuan rekrutmen</i></p><p>Ini bukan sekadar kisah kebohongan, tetapi potret <strong>mimpi, tekanan sosial, dan penipuan sistemik</strong> yang masih terjadi.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kronologi-lengkap-nisya-pramugari-batik-air-tapi-bohongan_8oI531OGxk." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ternyata Ini Motif Nisya Mengaku Pramugari Batik Air</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/ternyata&#45;ini&#45;motif&#45;nisya&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;9g4uH4L0sT/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/ternyata&#45;ini&#45;motif&#45;nisya&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;9g4uH4L0sT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:06:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Fakta baru terungkap di balik aksi Khairun Nisya yang viral karena diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air. Polisi memastikan, Nisya bukan sekadar berbohong, melainkan juga korban penipuan dengan modus rekrutmen jalur cepat masuk pramugari.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Fakta baru terungkap di balik aksi Khairun Nisya yang viral karena diduga menyamar sebagai pramugari Batik Air. Polisi memastikan, Nisya <strong>bukan sekadar berbohong</strong>, melainkan juga <strong>korban penipuan</strong> dengan modus rekrutmen jalur cepat masuk pramugari.</p><p>Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, <strong>Kompol Yandri Mono</strong>, mengungkapkan bahwa Nisya sebelumnya memang memiliki keinginan kuat untuk bekerja sebagai pramugari. Ia bahkan sempat <strong>melamar secara resmi</strong>, namun dinyatakan <strong>tidak lolos seleksi</strong>.</p><p>Dalam proses itu, Nisya kemudian dikenalkan kepada seseorang yang mengaku dapat “membantu” meloloskannya sebagai pramugari dengan syarat menyerahkan sejumlah uang. Tanpa curiga, Nisya <strong>menyerahkan uang hingga Rp30 juta</strong> kepada pihak tersebut.</p><p>“Yang bersangkutan ini awalnya korban. Dia dijanjikan bisa masuk pramugari, sudah menyerahkan uang, tapi akhirnya gagal dan orang yang menjanjikan itu tidak bisa dihubungi lagi,” ujar Kompol Yandri.</p><p>Setelah menyadari dirinya tertipu, Nisya mengaku <strong>merasa sangat malu dan tertekan secara psikologis</strong>, terutama kepada orang tuanya di Palembang yang selama ini mendukung dan berharap besar pada cita-citanya. Ia pun memilih jalan keliru dengan <strong>berpura-pura telah diterima bekerja sebagai pramugari Batik Air</strong>.</p><p>Untuk meyakinkan keluarga, Nisya mulai mengenakan <strong>seragam pramugari lengkap</strong>, memposting aktivitas seolah-olah sedang bertugas, hingga akhirnya nekat ikut terbang sebagai penumpang biasa dengan mengenakan atribut awak kabin. Orang tuanya benar-benar percaya, bahkan disebut kerap menuliskan <strong>doa di media sosial setiap kali Nisya berpamitan “terbang” ke luar kota</strong>.</p><p>Polisi menilai tindakan Nisya lebih dilatarbelakangi <strong>tekanan sosial, rasa malu, dan ketakutan mengecewakan keluarga</strong>, bukan niat jahat atau upaya kejahatan terorganisir. Karena itu, penanganan kasus ini lebih difokuskan pada klarifikasi, pembinaan, serta pengungkapan <strong>modus penipuan rekrutmen pramugari</strong> yang menjerat korban.</p><p>Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar <strong>tidak mudah percaya pada tawaran jalur instan masuk maskapai</strong>, serta selalu mengikuti proses rekrutmen resmi. Kasus Nisya diharapkan menjadi pelajaran agar tidak ada lagi korban penipuan serupa di kemudian hari.</p><p><strong>[Ramadhan: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/ternyata-ini-motif-nisya-mengaku-pramugari-batik-air_Nfp6C6Uf97." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pengusiran Pasien Rumah Singgah di Padang Diduga Terkait Sengketa Lahan Wakaf, Ini Penjelasan Lengkap Para Pihak</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pengusiran&#45;pasien&#45;rumah&#45;singgah&#45;di&#45;padang&#45;diduga&#45;terkait&#45;sengketa&#45;lahan&#45;wakaf&#45;ini&#45;penjelasan&#45;lengkap&#45;para&#45;pihak&#45;I0O73ycDfk/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pengusiran&#45;pasien&#45;rumah&#45;singgah&#45;di&#45;padang&#45;diduga&#45;terkait&#45;sengketa&#45;lahan&#45;wakaf&#45;ini&#45;penjelasan&#45;lengkap&#45;para&#45;pihak&#45;I0O73ycDfk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:01:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Dugaan pengusiran puluhan pasien dan pendamping dari rumah singgah bagi warga Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat di Jalan Dr. H. Abdullah Ahmad Nomor 2, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, terus menuai sorotan. Insiden yang terjadi pada awal Januari 2026 ini tidak hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga memunculkan dugaan konflik lahan wakaf dan keterlibatan pihak&#45;pihak tertentu.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Dugaan pengusiran puluhan pasien dan pendamping dari rumah singgah bagi warga Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat di Jalan Dr. H. Abdullah Ahmad Nomor 2, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, terus menuai sorotan. Insiden yang terjadi pada awal Januari 2026 ini tidak hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga memunculkan dugaan konflik lahan wakaf dan keterlibatan pihak-pihak tertentu.</p><p>Awalnya, peristiwa ini berkembang menjadi polemik publik setelah beredar dugaan bahwa rumah singgah tersebut merupakan <strong>Rumah Singgah Sahabat Donizar</strong>, yang dikelola oleh Anggota DPRD Sumatera Barat dari PKB, Donizar. Dugaan itu menyebar cepat dan memicu kekecewaan masyarakat.</p><p><strong>Donizar Bantah Keterkaitan</strong></p><p>Menanggapi isu tersebut, Donizar dengan tegas membantah dan meluruskan informasi yang beredar. Ia menyatakan bahwa rumah singgah di lokasi kejadian <strong>bukan miliknya dan tidak berada di bawah pengelolaan pihaknya</strong>.</p><p>“Kesalahpahaman ini membuat banyak masyarakat menghubungi saya. Mereka kecewa karena mengira kejadian itu terjadi di rumah singgah kami,” kata Donizar.</p><p>Donizar menjelaskan bahwa <strong>Rumah Singgah Sahabat Donizar</strong> telah beroperasi lebih dari lima tahun dan dikenal melayani warga Pasaman dan Pasaman Barat yang menjalani pengobatan di Padang tanpa membedakan latar belakang.</p><p>Ia juga menegaskan bahwa prinsip kemanusiaan harus selalu diutamakan.</p><p>“Tidak mungkin orang sakit kami usir hanya karena tidak punya kartu atau alasan politik. Itu bertentangan dengan nurani,” tegasnya.</p><p><strong>Pengakuan Yayasan: Diduga Ada Tekanan Terkait Lahan Wakaf</strong></p><p>Sementara itu, pengurus aset <strong>Yayasan Dr. H. Abdullah Ahmad Persatuan Guru Agama Islam (PGAI) Padang</strong>, Meta, mengungkapkan dugaan serius di balik insiden tersebut. Menurutnya, pengusiran pasien dan pendamping <strong>berkaitan dengan persoalan lahan yayasan</strong> yang merupakan tanah wakaf.</p><p>Meta menyebut bahwa sekelompok orang datang ke rumah singgah dengan membawa berkas dan mengklaim bertindak atas perintah pihak tertentu.</p><p><i>“Mereka mengatakan orang yang memerintahkan mereka sudah ‘menang’. Dari situ kami menduga ini berkaitan dengan konflik lahan,</i>” ujarnya.</p><p>Ia mengungkapkan bahwa lahan wakaf milik yayasan selama ini digunakan untuk kepentingan pendidikan, keagamaan, dan sosial. Namun, lahan tersebut disebut-sebut <strong>diminati investor untuk pembangunan proyek</strong>, tawaran yang secara tegas ditolak yayasan.</p><p>“<i>Kami menolak karena tanah wakaf tidak boleh dialihkan untuk kepentingan komersial</i>,” kata Meta via Sumbar Kita.</p><p><strong>Dugaan Peran Mantan Pejabat</strong></p><p>Meta juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang <strong>mantan pejabat di Kota Padang</strong> yang diduga berupaya mengosongkan kawasan yayasan setelah keinginannya mendapatkan lahan tidak terwujud.</p><p>Sebelum kejadian di rumah singgah, menurut Meta, telah terjadi pengosongan paksa di sejumlah kontrakan serta area sekitar sekolah yang berada di atas lahan yayasan.</p><p><strong>Dimensi Kemanusiaan dan Harapan Penyelesaian</strong></p><p>Insiden ini menuai keprihatinan luas karena menyangkut pasien dan pendamping yang sedang berada dalam kondisi rentan. Donizar, meski tidak terkait langsung, berharap semua pihak dapat mengedepankan dialog dan kemanusiaan.</p><p>“<i>Rumah singgah itu sejatinya tempat perlindungan bagi orang yang sedang kesulitan. Jangan sampai kepentingan apa pun mengalahkan nilai kemanusiaan,</i>” ujarnya.</p><p>Hingga kini, publik menantikan kejelasan dan penyelesaian menyeluruh atas dugaan pengusiran tersebut, termasuk penelusuran konflik lahan wakaf yang disebut-sebut menjadi akar persoalan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pengusiran-pasien-rumah-singgah-di-padang-diduga-terkait-sengketa-lahan-wakaf-ini-penjelasan-lengkap-para-pihak_zBIB7ayV5c.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dialektika: Dari Socrates hingga Hegel</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/khas/dialektika&#45;dari&#45;socrates&#45;hingga&#45;hegel&#45;l2lw8J32p6/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/khas/dialektika&#45;dari&#45;socrates&#45;hingga&#45;hegel&#45;l2lw8J32p6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 09 Jan 2026 00:00:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Dialektika adalah salah satu metode berpikir yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat dan ilmu pengetahuan, dan menjadi salah satu pilar utama perkembangan ide manusia. Sejak zaman kuno hingga modern, metode ini dipakai untuk menguji kebenaran, menemukan sintesis, dan memahami perubahan sosial, politik, dan budaya (sumber: Oxford). Dialektika bukan sekadar perdebatan retoris; ia adalah alat analisis mendalam yang menguji asumsi, menemukan kontradiksi, dan melahirkan pengetahuan baru.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO</strong></a><strong>, Kota Bengkulu – </strong>Dialektika adalah salah satu metode berpikir yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat dan ilmu pengetahuan, dan menjadi salah satu pilar utama perkembangan ide manusia. Sejak zaman kuno hingga modern, metode ini dipakai untuk menguji kebenaran, menemukan sintesis, dan memahami perubahan sosial, politik, dan budaya (sumber: Oxford). Dialektika bukan sekadar perdebatan retoris; ia adalah alat analisis mendalam yang menguji asumsi, menemukan kontradiksi, dan melahirkan pengetahuan baru.</p><p>Artikel ini menyajikan semua detail historis, tokoh penting, penerapan lintas disiplin, hingga literatur klasik dan modern tentang dialektika, termasuk rujukan dari Stanford Encyclopedia of Philosophy, Oxford Research, Study.com, Dialektika.id, serta tokoh-tokoh Timur dan Barat yang pernah menyumbangkan pemikiran dialektika.</p><p><strong>Pengertian Umum Dialektika</strong></p><p>Secara umum, dialektika adalah metode percakapan dan penalaran yang melibatkan dua pandangan berlawanan untuk menemukan kebenaran atau pemahaman baru (Stanford). Study.com menyebutnya sebagai logical argumentation involving two opposing views progressing toward resolution.</p><p>Selain itu, dialektika juga dapat dimaknai sebagai proses perkembangan ide di mana kontradiksi menjadi bahan bakar lahirnya sintesis, sehingga pemikiran manusia berkembang (Dialektika.id). Dalam tradisi filsafat, dialektika tidak sekadar perdebatan atau retorika, tetapi merupakan alat untuk menguji asumsi, mengungkap kesalahan, serta memperkaya pemahaman terhadap realitas, teks, sejarah, dan masyarakat (Oxford).</p><p><strong>Jejak Sejarah Dialektika</strong></p><p>Socrates-Pelopor Tanya Jawab<br>Socrates (469-399 SM) dianggap pelopor dialektika dalam tradisi Barat. Ia menggunakan metode elenchus (tanya jawab) untuk menguji keyakinan lawan bicara, membongkar kontradiksi, dan menuntun mereka pada kebenaran universal.</p><p>Plato-Dialektika dalam Dialog<br>Plato (427-347 SM), murid Socrates, mengembangkan dialektika lebih jauh dalam dialog-dialognya. Baginya, dialektika adalah jalan menuju "Dunia Ide"- sebuah kebenaran metafisis yang melampaui dunia inderawi.</p><p>Aristoteles-Logika Formal dan Retorika<br>Meskipun Aristoteles (384-322 SM) lebih dikenal karena logika formalnya, ia tetap berkontribusi pada dialektika dengan mengajarkan teknik argumen, kategorisasi, dan retorika yang mendukung proses dialektis.</p><p>Abad Pertengahan-Ilmu Wajib Trivium<br>Di universitas abad pertengahan, dialektika menjadi bagian dari trivium (bersama tata bahasa dan retorika). Dialektika berfungsi sebagai sarana utama melatih kemampuan logika dan argumentasi bagi para cendekiawan Eropa (Dialektika.id).</p><p>Hegel-Tesis, Antitesis, Sintesis<br>Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770-1831) menyusun dialektika menjadi sistem filsafat sejarah dan ide. Ia melihat bahwa perkembangan ide dan sejarah berjalan melalui konflik internal (tesis vs antitesis) yang kemudian menghasilkan sintesis-tahap baru yang lebih kompleks (sumber: Oxford).</p><p>Karl Marx-Dialektika Materialis<br>Karl Marx (1818-1883) mengadaptasi kerangka Hegel, tetapi memusatkannya pada konflik kelas dan ekonomi sebagai motor perubahan sejarah. Dialektika Marx bersifat materialis, bukan idealis, karena menekankan kondisi material sebagai penentu (sumber:Study.com).</p><p><strong>Tokoh-Tokoh Timur dalam Tradisi Dialektika</strong></p><p>Meskipun istilah "dialektika" lebih lekat pada Barat, beberapa tradisi Timur juga mengembangkan pendekatan serupa, meskipun dengan istilah berbeda:</p><p>Zhuangzi (369-286 SM) dalam filsafat Tao menggunakan dialog paradoks dan ironi untuk mengeksplorasi relativitas kebenaran.</p><p>Nagarjuna (abad ke-2 M) dari tradisi Buddhis Mahayana menggunakan logika dialektis dalam Madhyamaka untuk membongkar ilusi dualitas realitas.</p><p>Konfusius (551-479 SM) meski lebih normatif, mengajarkan pertukaran pandangan moral dan sosial sebagai sarana menemukan keseimbangan, yang berfungsi serupa dengan metode dialektika.</p><p><strong>Konsep Kunci dalam Dialektika</strong></p><p>Argumen dan Kontra-argumen: Dialektika memanfaatkan ketegangan ide sebagai motor pemikiran baru.</p><p>Pertanyaan dan Jawaban: Proses berlapis yang terus menggali asumsi tersembunyi.</p><p>Pencarian Kebenaran: Tujuan utama dialektika adalah membongkar kesalahpahaman dan asumsi keliru, bukan sekadar memenangkan debat.</p><p>Perkembangan Ide: Kontradiksi mendorong lahirnya sintesis; pemikiran maju justru melalui pertentangan (sumber:Study.com).</p><p><strong>Dialektika dalam Tradisi Akademik (Oxford dan Lainnya)</strong></p><p>Di universitas besar seperti Oxford, dialektika digunakan secara luas dalam berbagai disiplin:</p><p>Teori Dialektika Relasional (Relational Dialectics Theory)-dipakai dalam studi komunikasi untuk memahami dilema dan ketegangan dalam hubungan interpersonal.</p><p>Kritik Dialektika (Dialectical Criticism)-digunakan dalam kajian budaya dan sastra untuk menganalisis konflik ideologi dalam teks dan wacana.</p><p>Montase Dialektis (Dialectical Montage)-dalam teori film (populer oleh Sergei Eisenstein), gambar-gambar berlawanan disusun untuk menciptakan efek dramatis dan analitis (sumber:Study.com).</p><p><strong>Aplikasi Luas Dialektika</strong></p><p>Diskusi Filsafat: Mencari kebenaran melalui pertukaran argumen</p><p>Analisis Teks: Mengungkap konflik ide dan kekuatan tersembunyi dalam tulisan atau media (metode Oxford).</p><p>Teori Sosial: Membaca dinamika kelas, kekuasaan, dan perubahan masyarakat.</p><p>Komunikasi Antarbudaya: Memahami perbedaan nilai dan norma lewat dialog (sumber:Dialektika.id).</p><p>Untuk artikel lengkap: Dialektika: Dari Socrates hingga Hegel</p><div class="raw-html-embed">https://www.kompasiana.com/ramadhanhadysyahputratambunan/68824c5dc925c42def263ee2/seri-1-filsafat-logika-dialektika-dari-socrates-hingga-hagel#section2</div><p>&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/dialektika-dari-socrates-hingga-hegel_yJEEyn48qW." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gubernur Mahyeldi: Sinergi Forkopimda Kunci Stabilitas dan Penanganan Bencana di Sumbar</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/gubernur&#45;mahyeldi&#45;sinergi&#45;forkopimda&#45;kunci&#45;stabilitas&#45;dan&#45;penanganan&#45;bencana&#45;di&#45;sumbar&#45;q9GErWWe1w/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/gubernur&#45;mahyeldi&#45;sinergi&#45;forkopimda&#45;kunci&#45;stabilitas&#45;dan&#45;penanganan&#45;bencana&#45;di&#45;sumbar&#45;q9GErWWe1w/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 16:31:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Humas Pemprov Sumbar]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kekompakan dan sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kekompakan dan sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar.</p><p>Penegasan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BUMN, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Taman Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, Padang, Kamis (8/1/2026).</p><p>Menurut Mahyeldi, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda telah terbukti efektif, khususnya dalam merespons berbagai situasi darurat dan menjaga kondusivitas daerah.</p><p>“<i>Pertemuan ini sangat positif untuk memperkuat kekompakan. Dengan sinergi yang kuat, langkah-langkah penanganan persoalan daerah, termasuk bencana, bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,</i>” ujar Mahyeldi.</p><p>Ia menyebut, soliditas Forkopimda Sumbar juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri karena selalu hadir dan bersinergi dalam setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.</p><p>Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menegaskan stabilitas keamanan dan ketertiban daerah hanya dapat terjaga melalui kerja sama yang solid dan komunikasi yang intensif antar instansi.</p><p><i>“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja maksimal dalam penanganan bencana hidrometeorologi, mulai dari evakuasi hingga pelayanan kepada masyarakat terdampak,</i>” kata Irjen Gatot.</p><p>Sebagai penyelenggara, Kepala Bea Cukai Sumbar, Suryana menyebut silaturahmi ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat kepercayaan dan koordinasi lintas sektor.</p><p><i>“Bea Cukai siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mendukung kebijakan strategis serta penguatan perekonomian daerah</i>,” ujarnya.</p><p>Silaturahmi tersebut menjadi penegasan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan di Sumbar untuk menjaga stabilitas, memperkuat penanganan bencana, dan mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/gubernur-mahyeldi-sinergi-forkopimda-kunci-stabilitas-dan-penanganan-bencana-di-sumbar_Ess24zQ5r4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Nisya Diamankan Pihak Berwenang Imbas Mengaku Pramugari Batik Air</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/nisya&#45;diamankan&#45;pihak&#45;berwenang&#45;imbas&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;L29f4c0EFs/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/nisya&#45;diamankan&#45;pihak&#45;berwenang&#45;imbas&#45;mengaku&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;L29f4c0EFs/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 12:28:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHNANEWS.CO, Jakarta – Aksi seorang wanita yang menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan komersial rute Palembang–Jakarta pada Selasa (6/1/2026) berujung pada penanganan oleh pihak berwenang di Bandara Soekarno&#45;Hatta, Tangerang. Perempuan yang viral di media sosial itu dikenal dengan nama Khairun Nisa atau Nisya, usia 23 tahun, asal Palembang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHNANEWS.CO, Jakarta –</strong> Aksi seorang wanita yang menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan komersial rute Palembang–Jakarta pada <strong>Selasa (6/1/2026)</strong> berujung pada penanganan oleh pihak berwenang di <strong>Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang</strong>. Perempuan yang viral di media sosial itu dikenal dengan nama <strong>Khairun Nisa</strong> atau Nisya, usia 23 tahun, asal Palembang.</p><p>Setibanya di Bandara Soetta, <strong>petugas Aviation Security (Avsec)</strong> langsung memeriksa dan mengamankan Nisya untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh polisi. Aksi itu dipicu setelah sejumlah <strong>awak kabin Batik Air mencurigai identitas dan perilakunya</strong> di dalam pesawat.</p><p>Pihak maskapai juga ikut melakukan pemeriksaan awal. Ketika dicek, <strong>tanda pengenal (ID card) yang dibawa Nisya ternyata merupakan desain lama</strong> yang sudah tidak dipakai oleh awak kabin Batik Air sejak lebih dari satu dekade lalu.</p><p>Kasat Reserse Kriminal <strong>Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono</strong>, menjelaskan bahwa Nisya sebenarnya bukan awak kabin resmi maskapai, tetapi <strong>penumpang biasa yang membeli tiket sendiri</strong>. Ia sempat memasuki jalur khusus awak kabin (<i>fast track</i>) dalam bandara, namun kecurigaan awak kemudian dilaporkan ke pihak Avsec.</p><p><strong>Kecurigaan dan pemeriksaan lanjutan muncul karena beberapa hal:</strong></p><p><i>Seragam dan atribut yang dipakai <strong>tidak sesuai standar seragam aktif</strong> Batik Air.</i></p><p><i>Nisya menunjukkan <strong>kartu identitas yang tidak berlaku</strong> dan berbeda coraknya dari seragam resmi.</i></p><p><i>Saat diajak berinteraksi, Nisya terlihat <strong>bingung dan tidak mampu menjawab pertanyaan soal prosedur awak kabin</strong> yang seharusnya dipahami staf penerbangan profesional.</i></p><p>Dalam pemeriksaan itu, Nisya akhirnya mengakui perbuatannya. Dia <strong>mengaku sengaja mengenakan seragam dan atribut pramugari Batik Air saat naik pesawat</strong> karena ingin <strong>meyakinkan keluarganya bahwa dirinya sudah bekerja di maskapai tersebut</strong>.</p><p>Motivasi ini berkaitan dengan kondisi tekanan psikologis dan sosial. Polisi menjelaskan Nisya pernah mencoba melamar menjadi pramugari tetapi <strong>gagal lolos seleksi</strong>, dan ia merasa malu mengakui hal tersebut kepada orang tua serta lingkungan. Demi menutupi kegagalan itu, ia nekat memakai atribut pramugari dalam penerbangan tersebut.</p><p>Dalam video klarifikasi yang kini beredar di media sosial, Nisya juga menyampaikan <strong>permintaan maaf secara terbuka kepada pihak Batik Air dan Lion Group</strong>, dengan menegaskan bahwa dirinya <strong>bukan pramugari sungguhan</strong> meski memakai seragam lengkap.</p><p>Pihak berwenang menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, <strong>tidak ditemukan unsur pidana berat atau tindakan kriminal yang diperkarakan langsung oleh maskapai</strong>. Kasus ini lebih dipandang sebagai <strong>kejadian yang harus diluruskan secara administratif dan sosial</strong>, sehingga Nisya akhirnya <strong>dikembalikan kepada pihak keluarga setelah klarifikasi selesai dilakukan</strong>.</p><p>Kasus ini turut menjadi sorotan publik dan memicu diskusi luas di media sosial mengenai <strong>keamanan penerbangan, prosedur identifikasi kru pesawat, serta dampak tekanan sosial terhadap individu yang merasa terpojokkan oleh ekspektasi keluarga atau lingkungan</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/nisya-diamankan-pihak-berwenang-imbas-mengaku-pramugari-batik-air_fKJ9kZCCNM." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumbar 8–9 Januari 2026</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/bmkg&#45;peringatkan&#45;hujan&#45;lebat&#45;di&#45;sumbar&#45;89&#45;januari&#45;2026&#45;8jgdLs3Hn9/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/bmkg&#45;peringatkan&#45;hujan&#45;lebat&#45;di&#45;sumbar&#45;89&#45;januari&#45;2026&#45;8jgdLs3Hn9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 07:34:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada 8–9 Januari 2026.Pada 8 Januari, status Siaga berlaku di Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Solok, Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya.Sementara status Waspada mencakup Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Pesisir Selatan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada 8–9 Januari 2026.<br>Pada <strong>8 Januari</strong>, status <strong>Siaga</strong> berlaku di Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Solok, Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya.<br>Sementara status <strong>Waspada</strong> mencakup Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Pesisir Selatan.</p><p>Memasuki <strong>9 Januari</strong>, status <strong>Waspada</strong> masih berlanjut di sejumlah wilayah, termasuk Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Solok Raya, hingga Dharmasraya.</p><p>BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi <strong>banjir, longsor, dan pohon tumbang</strong>, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi.</p><p><i><strong>Waspada Cuaca Ekstrem!</strong></i></p><p>BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumbar pada 8–9 Januari 2026. Masyarakat diminta waspada terhadap banjir, longsor, dan pohon tumbang.<br>#BMKG #CuacaEkstrem #Sumbar</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/bmkg-peringatkan-hujan-lebat-di-sumbar-89-januari-2026_S4ynph592T.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kebakaran Hanguskan Pondok Pesantren Al&#45;Barkah di Mukomuko, Provinsi Bengkulu</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/kebakaran&#45;hanguskan&#45;pondok&#45;pesantren&#45;al&#45;barkah&#45;di&#45;mukomuko&#45;provinsi&#45;bengkulu&#45;zz1YlyUmxe/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/kebakaran&#45;hanguskan&#45;pondok&#45;pesantren&#45;al&#45;barkah&#45;di&#45;mukomuko&#45;provinsi&#45;bengkulu&#45;zz1YlyUmxe/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 07:01:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko – Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al&#45;Barkah yang berada di Desa Tanjung Mulya SP9, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (08/01/2026) dini hari.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Mukomuko</strong> – Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al-Barkah yang berada di Desa Tanjung Mulya SP9, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (08/01/2026) dini hari.</p><p>Berdasarkan informasi di lapangan, api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan pondok pesantren hingga nyaris tidak tersisa. Hingga pagi hari, puing-puing bangunan terlihat rata akibat dilalap si jago merah.</p><p>Salah seorang saksi mata, <strong>Rustam Deco</strong>, mengatakan api pertama kali terlihat pada dini hari saat aktivitas warga masih sepi. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum bantuan datang, namun api terlanjur membesar.</p><p><i>“Api cepat sekali membesar. Bangunan pondok tidak sempat diselamatkan,”</i> ujar Rustam.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, <strong>penyebab kebakaran masih belum diketahui</strong> dan masih dalam proses penyelidikan. Pihak berwenang juga <strong>belum memberikan keterangan resmi terkait ada atau tidaknya korban jiwa</strong> dalam peristiwa tersebut.</p><p>Aparat dan instansi terkait masih melakukan pendataan serta menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kerugian dan penyebab pasti kebakaran.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/kebakaran-hanguskan-pondok-pesantren-al-barkah-di-mukomuko-provinsi-bengkulu_qxH3K2lwP0." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Viral Pramugari Batik Air Diduga Gadungan di Media Sosial</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/viral&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;diduga&#45;gadungan&#45;di&#45;media&#45;sosial&#45;qcJ5gu9H6p/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/viral&#45;pramugari&#45;batik&#45;air&#45;diduga&#45;gadungan&#45;di&#45;media&#45;sosial&#45;qcJ5gu9H6p/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 06:52:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Kasus dugaan pramugari gadungan Batik Air bernama Khairun Nisya mulai viral di media sosial pada Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Kasus dugaan pramugari gadungan Batik Air bernama <strong>Khairun Nisya</strong> mulai <strong>viral di media sosial pada Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026</strong>.</p><p>Nama Nisya mencuat setelah sejumlah <strong>unggahan di platform X (Twitter), TikTok, dan Instagram</strong> menyoroti sosok perempuan berseragam awak kabin Batik Air yang diduga <strong>bukan pramugari resmi</strong>.</p><p>Penampilan Nisya dinilai sangat meyakinkan. Ia mengenakan <strong>seragam lengkap pramugari Batik Air</strong>, membawa <strong>koper maskapai</strong>, hingga menunjukkan <strong>ID card</strong> layaknya awak kabin aktif. Bahkan, Nisya diketahui <strong>ikut terbang dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta pada 6 Januari 2026</strong>.</p><p>Kecurigaan mulai muncul saat Nisya berinteraksi dengan kru aktif di dalam pesawat. Sejumlah awak kabin dan penumpang menilai <strong>jawaban Nisya tidak sinkron</strong> saat ditanya soal prosedur dan tugas pramugari. Kejanggalan tersebut kemudian dibagikan ke media sosial dan langsung menyita perhatian publik.</p><p>Unggahan warganet yang menyebut adanya <strong>“FA gadungan”</strong> dengan cepat menyebar dan memicu diskusi luas. Banyak netizen mempertanyakan <strong>keamanan bandara</strong>, sementara sebagian lainnya menyayangkan <strong>tindakan nekat Nisya</strong>.</p><p>Reaksi netizen pun beragam.<br>Sebagian mengecam karena dianggap <strong>membahayakan keselamatan penerbangan</strong>, sementara yang lain justru <strong>bersimpati</strong> setelah mengetahui latar belakang pribadi Nisya. Tak sedikit pula yang menyoroti <strong>maraknya penipuan berkedok rekrutmen pramugari</strong> di media sosial.</p><p>Kasus ini akhirnya menjadi sorotan nasional dan memicu klarifikasi dari pihak berwenang serta maskapai terkait.</p><p><strong>[Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/viral-pramugari-batik-air-diduga-gadungan-di-media-sosial_ScaL8i6s7H." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polres Mukomuko Benarkan Berita Kecelakaan Nayra, Kasat Lantas Pastikan Polisi Periksa Sopir Bus Sekolah</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/polres&#45;mukomuko&#45;benarkan&#45;berita&#45;kecelakaan&#45;nayra&#45;kasat&#45;lantas&#45;pastikan&#45;polisi&#45;periksa&#45;sopir&#45;bus&#45;sekolah&#45;L6Jzf92TZg/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/polres&#45;mukomuko&#45;benarkan&#45;berita&#45;kecelakaan&#45;nayra&#45;kasat&#45;lantas&#45;pastikan&#45;polisi&#45;periksa&#45;sopir&#45;bus&#45;sekolah&#45;L6Jzf92TZg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:54:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Mukomuko – Satuan Lalu Lintas Polres Mukomuko membenarkan terjadinya kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit bus sekolah di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di wilayah Desa Air Dikit, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Mukomuko</strong> – Satuan Lalu Lintas Polres Mukomuko membenarkan terjadinya kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit bus sekolah di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di wilayah Desa Air Dikit, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.</p><p>Kasat Lantas Polres Mukomuko, <strong>AKP Rully Zuldh Fermana,</strong> mengatakan bus yang terlibat kecelakaan merupakan kendaraan sekolah merek <strong>Mitsubishi Canter</strong> berwarna putih dengan nomor polisi <strong>BD 7072 N TF</strong>. Bus tersebut dikemudikan oleh <strong>W (49)</strong>, warga Kecamatan Air Dikit.</p><p>Menurut keterangan polisi, bus saat itu mengangkut sekitar <strong>35 orang pelajar</strong> yang baru pulang sekolah dari arah Kota Mukomuko menuju Kecamatan Penarik. Ketika melintas di kawasan jembatan Desa Air Dikit, kendaraan diduga menghantam lubang di badan jalan sehingga menyebabkan hentakan keras.</p><p>“Akibat benturan tersebut, pintu depan sebelah kiri bus terbuka secara tiba-tiba. Seorang pelajar berinisial <strong>NSM (14)</strong> yang berada di dekat pintu terjatuh ke badan jalan,” jelas AKP Rully via BatuahNews pada Rabu (5/1/2026)</p><p>Korban mengalami <strong>luka robek di bagian kepala sebelah kiri</strong> serta <strong>luka lecet di siku kanan</strong>. Warga bersama petugas kepolisian segera mengevakuasi korban ke <strong>RSUD Mukomuko</strong> untuk mendapatkan penanganan medis.</p><p>“Korban sempat mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” imbuhnya.</p><p>Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak kepolisian menduga kecelakaan tersebut dipicu oleh <strong>kondisi pintu bus yang sudah tidak layak dan tidak tertutup dengan baik</strong>, sehingga terbuka saat kendaraan melewati jalan bergelombang.</p><p>Untuk kepentingan penyelidikan, <strong>pengemudi beserta kendaraan telah diamankan</strong>, dan kasus ini kini ditangani oleh <strong>Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Mukomuko</strong>.</p><p><strong>Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/polres-mukomuko-benarkan-berita-kecelakaan-nayra-kasat-lantas-pastikan-polisi-periksa-sopir-bus-sekolah_29fVk290T4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Upaya Bunuh Diri di Sungai Batang Agam Digagalkan Warga</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/upaya&#45;bunuh&#45;diri&#45;di&#45;sungai&#45;batang&#45;agam&#45;digagalkan&#45;warga&#45;9iU0yyCwYy/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/upaya&#45;bunuh&#45;diri&#45;di&#45;sungai&#45;batang&#45;agam&#45;digagalkan&#45;warga&#45;9iU0yyCwYy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:40:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANA NEWS.CO, Limpuluh Kota – Upaya seorang perempuan untuk mengakhiri hidupnya di kawasan Sungai Batang Agam, Kota Payakumbuh, pada Rabu malam (7/1/2026) berhasil digagalkan oleh teman korban dan warga sekitar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANA NEWS.CO, Limpuluh Kota </strong>– Upaya seorang perempuan untuk mengakhiri hidupnya di kawasan <strong>Sungai Batang Agam, Kota Payakumbuh</strong>, pada <strong>Rabu malam (7/1/2026)</strong> berhasil digagalkan oleh teman korban dan warga sekitar.</p><p>Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum berusaha terjun ke sungai, perempuan tersebut sempat <strong>menabrakkan dirinya ke arah kendaraan yang melintas</strong>. Aksi berbahaya itu membuat warga sekitar berusaha menghentikannya.</p><p>Tidak hanya itu, korban juga dilaporkan sempat <strong>merebut senjata tajam milik seorang pedagang buah</strong> di sekitar lokasi, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan dirinya maupun orang lain.</p><p>Beruntung, warga dan teman korban segera bertindak cepat hingga akhirnya korban berhasil diamankan. Usai diselamatkan, korban terlihat <strong>menangis histeris</strong> dan langsung mendapatkan pendampingan dari orang-orang di sekitarnya.</p><p>Hingga saat ini, <strong>belum diketahui pasti permasalahan yang melatarbelakangi tindakan tersebut</strong>. Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penanganan lanjutan, khususnya pendampingan psikologis.</p><p>Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi mental lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda perilaku yang membahayakan diri.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/upaya-bunuh-diri-di-sungai-batang-agam-digagalkan-warga_JcMnYhF13t." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Megawati Siap Jadi Mesin Poin di Even Proliga 2026</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/nusantara/megawati&#45;siap&#45;jadi&#45;mesin&#45;poin&#45;di&#45;even&#45;proliga&#45;2026&#45;ZA3e8n780w/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/nusantara/megawati&#45;siap&#45;jadi&#45;mesin&#45;poin&#45;di&#45;even&#45;proliga&#45;2026&#45;ZA3e8n780w/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:28:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Nusantara]]></category>
                <description><![CDATA[BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta &#45; Proliga 2026 dipastikan semakin panas. Mulai 8 Januari 2026, Megawati Hangestri Pertiwi kembali siap menjadi mesin pencetak poin dan tumpuan utama serangan di setiap laga.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - </strong>Proliga 2026 dipastikan semakin panas. Mulai <strong>8 Januari 2026</strong>, <strong>Megawati Hangestri Pertiwi</strong> kembali siap menjadi mesin pencetak poin dan tumpuan utama serangan di setiap laga.</p><p>Bintang <strong>Timnas Voli Putri Indonesia</strong> ini diharapkan menjadi pembeda sekaligus penentu kemenangan timnya dalam persaingan ketat kompetisi voli kasta tertinggi Tanah Air.</p><p>Seluruh pertandingan <strong>Proliga 2026</strong> dapat disaksikan secara <strong>live eksklusif hanya di Vidio</strong>. Jangan lewatkan aksi-aksi spektakuler para pemain terbaik Indonesia.</p><p>📅 <strong>Mulai 8 Januari 2026</strong><br>📺 <strong>Live di Vidio</strong><br>💎 <strong>Vidio Platinum – mulai dari Rp27 ribu (paket tahunan)</strong></p><p>Saksikan keseruannya dan dukung Megawati di Proliga 2026!</p><p>#Proliga2026 #MegawatiHangestri #VoliIndonesia #TimnasVoliPutri #Vidio #BolaVoli</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/megawati-siap-jadi-mesin-poin-di-even-proliga-2026_di4xtcs9v0.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Penerimaan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;tamtama&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;gelombang&#45;i&#45;tahun&#45;anggaran&#45;2026&#45;d7rQ8kpkd3/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;tamtama&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;gelombang&#45;i&#45;tahun&#45;anggaran&#45;2026&#45;d7rQ8kpkd3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:24:43 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; TNI Angkatan Darat resmi membuka Penerimaan Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang I TA 2026. Kesempatan ini terbuka bagi putra terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan dan siap mengabdi kepada negara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - </strong>TNI Angkatan Darat resmi membuka <strong>Penerimaan Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang I TA 2026</strong>. Kesempatan ini terbuka bagi putra terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan dan siap mengabdi kepada negara.</p><p><strong>Jadwal Pendaftaran</strong></p><p><strong>Pendaftaran Online:</strong> 8 Januari – 15 Februari 2026</p><p><strong>Validasi / Daftar Ulang:</strong> 15 Januari – 18 Februari 2026</p><p><i>Pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota peserta telah terpenuhi.</i></p><p><strong>Persyaratan Umum</strong></p><p>Warga Negara Indonesia</p><p>Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa</p><p>Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945</p><p>Usia minimal <strong>17 tahun 10 bulan</strong> dan maksimal <strong>24 tahun</strong> saat pembukaan pendidikan pertama (21 April 2026)</p><p>Sehat jasmani dan rohani serta <strong>tidak berkacamata</strong></p><p>Tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan</p><p>Bukan anggota atau mantan TNI/Polri maupun PNS TNI</p><p>Pendidikan minimal <strong>SMA/SMK/MA</strong> (negeri/swasta terakreditasi, termasuk Paket C sesuai kebutuhan)</p><p><strong>Belum pernah menikah</strong> dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama hingga 2 tahun setelah Dikma</p><p>Tinggi badan minimal <strong>158 cm</strong> dengan berat badan ideal sesuai ketentuan</p><p><strong>Materi Seleksi</strong></p><p>Administrasi</p><p>Kesehatan</p><p>Jasmani</p><p>Psikologi</p><p>Mental Ideologi / Litpers</p><p><strong>Cara Pendaftaran</strong></p><p>Daftar secara online melalui website resmi: <a href="https://ad.rekrutmentni.mil.id/">https://ad.rekrutmentni.mil.id</a></p><p>Isi formulir pendaftaran online dan cetak:&nbsp;</p><p>Formulir pendaftaran</p><p>Blangko dinas</p><p>Blangko Rikmin</p><p>Daftar riwayat hidup</p><p>Laksanakan <strong>validasi/daftar ulang</strong> di <strong>Ajendam/Ajenrem terdekat</strong> sesuai domisili dengan membawa seluruh dokumen yang telah dicetak</p><p><strong>TNI AD mengimbau masyarakat untuk tidak percaya calo.</strong><br>Seluruh proses rekrutmen <strong>GRATIS</strong> dan dilaksanakan secara <strong>transparan, objektif, dan akuntabel</strong>.</p><p>#PenerimaanTNIAD<br>#TamtamaPK2026<br>#TNIPrima<br>#Profesional<br>#Responsif<br>#Integratif</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/penerimaan-tamtama-pk-tni-ad-gelombang-i-tahun-anggaran-2026_My6bf6oNeb.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Penerimaan Bintara Prajurit Karir (PK) TNI AD Tahun 2026: Tidak Dipungut Biaya (Gratis)</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;bintara&#45;prajurit&#45;karir&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;tahun&#45;2026&#45;tidak&#45;dipungut&#45;biaya&#45;gratis&#45;nvv7sd5ci7/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/penerimaan&#45;bintara&#45;prajurit&#45;karir&#45;pk&#45;tni&#45;ad&#45;tahun&#45;2026&#45;tidak&#45;dipungut&#45;biaya&#45;gratis&#45;nvv7sd5ci7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:17:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu &#45; Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat secara resmi membuka Penerimaan Bintara Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun Anggaran 2026 bagi putra terbaik bangsa.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu - </strong>Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat secara resmi membuka <strong>Penerimaan Bintara Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun Anggaran 2026</strong> bagi putra terbaik bangsa.</p><p><strong>Jadwal Pendaftaran&nbsp;</strong></p><p><strong>Pendaftaran Online: </strong>8 Januari s.d. 3 Februari 2026</p><p><strong>Validasi / Daftar Ulang: </strong>12 Januari s.d. 6 Februari 2026</p><p><i>Pendaftaran dan validasi dapat ditutup sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan apabila kuota peserta seleksi telah terpenuhi.</i></p><p><strong>Persyaratan Umum&nbsp;</strong></p><p>Warga Negara Indonesia</p><p>Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa</p><p>Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945</p><p>Usia minimal <strong>17 tahun 10 bulan</strong> dan maksimal <strong>24 tahun</strong> pada saat pembukaan pendidikan pertama</p><p>Bukan anggota atau mantan Prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI</p><p>Pendidikan:&nbsp;</p><p><strong>Lulusan S1/D4/D3/D1</strong> (tanpa persyaratan nilai), atau</p><p><strong>Lulusan SMA/MA/SMK sederajat</strong> (negeri atau swasta) dengan ketentuan nilai rata-rata Raport/Ujian Nasional pada 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika), sebagai berikut:&nbsp;</p><p>Lulusan <strong>2017–2019</strong>: nilai minimal UN <strong>37</strong></p><p>Lulusan <strong>2020</strong>: nilai Raport minimal <strong>65</strong></p><p>Lulusan <strong>2021–2022</strong>: nilai Raport minimal <strong>68</strong></p><p>Lulusan <strong>2023–2025</strong>: nilai Raport minimal <strong>70</strong></p><p>Tinggi badan minimal <strong>163 cm</strong> dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku</p><p><strong>Materi Seleksi&nbsp;</strong></p><p>Administrasi</p><p>Kesehatan</p><p>Jasmani</p><p>Psikologi</p><p>Mental Ideologi / Litpers</p><p><strong>Cara Mendaftar&nbsp;</strong></p><p>Melaksanakan pendaftaran <strong>online</strong> melalui website resmi: <a href="https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/"><strong>https://ad.rekrutmen-tni.mil.id</strong></a></p><p>Mengisi formulir pendaftaran online dan mencetak:&nbsp;</p><p>Formulir pendaftaran</p><p>Blangko dinas</p><p>Blangko Rikmin</p><p>Daftar riwayat hidup</p><p>Melaksanakan <strong>validasi/daftar ulang</strong> di <strong>Ajendam/Ajenrem terdekat</strong> sesuai domisili dengan membawa seluruh dokumen yang telah dicetak</p><p><strong>Penting</strong></p><p>Seluruh proses penerimaan prajurit <strong>TNI AD TIDAK DIPUNGUT BIAYA (GRATIS)</strong>.<br>Masyarakat diimbau <strong>tidak percaya kepada calo atau pihak mana pun</strong> yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.</p><p>#BintaraPK2026 #TNIAD #RekrutmenTNI #TNIPRIMA<br>#Profesional #Responsif #Integratif #GratisTanpaBiaya</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/penerimaan-bintara-prajurit-karir-pk-tni-ad-tahun-2026-tidak-dipungut-biaya-gratis_dIfFCdR9U4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Fauzana, Rozac Tanjung, dan Hukum Besi Industri Musik</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/fauzana&#45;rozac&#45;tanjung&#45;dan&#45;hukum&#45;besi&#45;industri&#45;musik&#45;9569K5jEpv/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/fauzana&#45;rozac&#45;tanjung&#45;dan&#45;hukum&#45;besi&#45;industri&#45;musik&#45;9569K5jEpv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:01:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Erizal]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Berikut versi rapi dan enak dibaca dengan gaya opini reflektif, alur diperhalus tanpa mengubah substansi dan sudut pandang penulis:]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>Berikut <strong>versi rapi dan enak dibaca</strong> dengan gaya <strong>opini reflektif</strong>, alur diperhalus tanpa mengubah substansi dan sudut pandang penulis:</p><p><strong>SUMBAR WAHANANEWS.CO, Pariaman - </strong>Penyanyi Minang asal Padang Pariaman, <strong>Fauzana</strong>, kembali disomasi oleh pencipta lagunya, <strong>Rozac Tanjung</strong>. Ini adalah <strong>somasi kedua</strong> yang dilayangkan kepadanya. Konon, hingga <strong>lima album Fauzana</strong> merupakan karya ciptaan Rozac Tanjung. Sebuah kontribusi yang tentu tidak kecil dan layak dihargai.</p><p>Dalam somasi terbaru ini, Fauzana diminta <strong>tidak lagi menyanyikan lagu-lagu ciptaan Rozac Tanjung</strong>. Fauzana sendiri mengaku telah mematuhi larangan tersebut sejak somasi pertama, dan baru angkat bicara setelah somasi kedua dilayangkan.</p><p>Ada nada getir dalam respons Fauzana. Ia dilarang menyanyikan lagu-lagu yang memang bukan ciptaannya, tetapi <strong>menjadi populer justru karena dirinya</strong>. Di titik inilah pertanyaan klasik muncul: <i>apa arti sebuah lagu tanpa penyanyi yang mampu menghidupkannya?</i></p><p>Dalam industri musik, <strong>penyanyi dan pencipta lagu saling membutuhkan</strong>. Akan lebih sempurna bila keduanya bersatu dalam satu sosok. Kita mengenal nama-nama besar seperti <strong>Iwan Fals, Rhoma Irama, Ariel</strong>, dan banyak lainnya - penyanyi sekaligus pencipta lagu yang hebat. Mungkin, ke depan Fauzana juga perlu menempuh jalan serupa agar bisa bertahan lebih mandiri.</p><p>Namun bahkan penyanyi-pencipta lagu sekalipun, tetap kerap menyanyikan karya orang lain. Itu hal yang wajar. Masalah muncul ketika relasi berubah menjadi hitung-hitungan, ketika ada yang merasa ditinggalkan, dan ada pula yang merasa paling berjasa.</p><p>Antara Rozac Tanjung dan Fauzana, jelas ada persoalan yang tidak sepenuhnya diketahui publik. Ironisnya, justru <strong>nama Rozac Tanjung baru dikenal luas publik sebagai pencipta lagu Fauzana setelah dua kali somasi ini muncul</strong>.</p><p>Di situlah berlaku apa yang bisa disebut sebagai <strong>hukum besi industri hiburan, </strong>bahkan hukum kehidupan. Orang jarang mengingat petani yang menanam, tetapi lebih mengenal pedagang yang menjual. Petani tetap miskin, pedagang bisa kaya raya.</p><p>Lewat suara penyanyi yang tepat, <strong>lagu biasa bisa menjelma menjadi mutiara</strong>. Lagu, seperti jodoh, juga punya pasangannya. Mengapa lagu-lagu itu tidak populer ketika dibawakan Rozac Tanjung sendiri? Karena jodohnya bukan di sana, melainkan di Fauzana.</p><p>Boleh percaya atau tidak, lagu-lagu yang melejit lewat Fauzana kemungkinan besar <strong>tidak akan memiliki daya magis yang sama jika dibawakan oleh orang lain</strong>. Apakah ini berarti membela Fauzana? Tidak juga.</p><p>Justru yang paling bijak adalah <strong>mencari jalan damai</strong>, agar semua pihak bisa melangkah kembali tanpa saling melukai. Dunia seni terlalu sempit dan terlalu berharga untuk dirusak oleh konflik berkepanjangan.</p><p>Oh ya, <i>Ciinan Bana</i> itu lagu ciptaan siapa, ya? Semoga bukan Rozac Tanjung pula.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/fauzana-rozac-tanjung-dan-hukum-besi-industri-musik_sWffj49Cps.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Premis, Argumen dan Kesimpulan: Cara Akal Bekerja</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/khas/premis&#45;argumen&#45;dan&#45;kesimpulan&#45;cara&#45;akal&#45;bekerja&#45;AwbwYtU2If/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/khas/premis&#45;argumen&#45;dan&#45;kesimpulan&#45;cara&#45;akal&#45;bekerja&#45;AwbwYtU2If/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 08 Jan 2026 00:00:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Bengkulu – Logika adalah tulang punggung filsafat, dan di balik logika ada tiga pilar utama: premis, argumen, dan kesimpulan. Tanpa memahami bagaimana ketiganya bekerja, filsafat akan terjebak dalam retorika tanpa arah. Episode ini membahas secara ilmiah&#45; dengan jejak dari Aristoteles hingga Al&#45;Farabi, dari Oxford hingga Harvard&#45;bagaimana akal membangun kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>S</strong></a><strong>UMBAR</strong><a href="https://bengkulu.wahananews.co/"><strong>.WAHANANEWS.CO</strong></a><strong>, Kota Bengkulu – </strong>Logika adalah tulang punggung filsafat, dan di balik logika ada tiga pilar utama: premis, argumen, dan kesimpulan. Tanpa memahami bagaimana ketiganya bekerja, filsafat akan terjebak dalam retorika tanpa arah. Episode ini membahas secara ilmiah- dengan jejak dari Aristoteles hingga Al-Farabi, dari Oxford hingga Harvard-bagaimana akal membangun kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.</p><p><strong>1. Premis: Titik Awal Segala Penalaran</strong></p><p>Secara etimologis, premis berasal dari Latin praemittere ("meletakkan sebelumnya"). Dalam tradisi logika Aristotelian, premis adalah batu pijakan yang mendasari silogisme, yaitu kerangka pikir yang menghubungkan fakta atau prinsip agar dapat ditarik kesimpulan.</p><p>Premis bisa berbentuk:<br><i>1. Fakta empiris: "Air mendidih pada 100C."</i><br><i>2. Prinsip universal: "Semua yang hidup pasti mati."</i><br><i>3. Keyakinan metafisik: "Setiap akibat pasti ada sebab."</i></p><p>Dalam Organon, Aristoteles menegaskan premis harus jelas asal-usulnya: apakah ia didapat dari pengalaman (empiris), dari akal murni (rasional), atau dari konsensus metafisik. Premis yang kabur akan menghasilkan argumen rapuh.</p><p>Filsuf Muslim seperti Al-Farabi dalam Kitab al-Burhan dan Al-Ghazali dalam Maqasid al-Falasifah menekankan pentingnya memilah premis: fakta harus dibedakan dari asumsi, dan keduanya dipisahkan dari keyakinan. Tanpa pembedaan ini, hujjah (argumentasi) bisa berubah menjadi dogma.</p><p>Dalam kerangka berpikir ilmiah (Oxford Handbook of Philosophy), pemilahan premis adalah fase verifikasi pertama. Ia memastikan bahwa setiap klaim yang dipakai akal berdiri di atas bukti atau prinsip yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar retorika.</p><p><strong>2. Argumen: Jembatan Menuju Kebenaran</strong></p><p>Kata argumen berasal dari Latin arguere ("menjelaskan" atau "membuktikan"). Dalam tradisi logika, argumen bukan sekadar perdebatan, melainkan kerangka sistematis yang menghubungkan premis menuju kesimpulan.</p><p>Menurut Aristoteles, argumen sah harus memenuhi dua syarat utama:<br><i>1. Premisnya benar.</i><br><i>2. Bentuk penalarannya valid</i>.</p><p>Jika dua syarat ini terpenuhi, kesimpulan tidak mungkin salah. Jika salah satunya cacat, seluruh kerangka akan runtuh.</p><p>Ibn Rushd (Averroes), dalam Tahafut al-Tahafut, memadukan silogisme Aristotelian dengan dalil Qur'ani, menunjukkan bahwa logika dapat berfungsi sebagai alat membela iman sekaligus menata ilmu. Tradisi Islam tidak menolak argumen rasional, asalkan bentuknya sahih.</p><p>Dalam logika formal, proses menghubungkan premis menjadi kesimpulan disebut inferensi. Literatur Oxford dan Harvard menegaskan bahwa inferensi adalah inti terakhir dari proses logika-tahap di mana akal menarik kesimpulan yang bisa diuji, bukan sekadar opini. Dalam tradisi filsafat Islam, konsep ini sepadan dengan qiys (analogi) dan burhn (pembuktian), yang digunakan Al-Farabi dan Ibn Sina untuk menegakkan hujjah.</p><p>Perlu dibedakan: Argumen adalah kerangka utuh (premis + hubungan logis + kesimpulan). Sedangkan Inferensi adalah: proses mental dan logis yang menghubungkan premis menjadi kesimpulan.</p><p>Contoh klasik (deduktif):<br><i>Premis 1: Semua manusia fana.</i><br><i>Premis 2: Socrates adalah manusia.</i><br><i>Kesimpulan: Socrates fana</i>.</p><p>Argumen: keseluruhan tiga pernyataan di atas.</p><p><strong>Inferensi</strong>: <i>langkah logis yang menghubungkan premis ke kesimpulan ("karena Socrates manusia dan semua manusia fana, maka Socrates fana").</i></p><p>Dalam praktik logika formal, kerangka ini diwujudkan melalui silogisme (dua premis satu kesimpulan), serta aturan inferensi klasik seperti:</p><p><i>Modus Ponens: "Jika A, maka B. A benar. Maka B benar."</i></p><p><i>Modus Tollens: "Jika A, maka B. B salah. Maka A salah."</i></p><p>Kerangka ini memastikan penalaran tidak sekadar retorika, tetapi mengikuti struktur yang dapat diuji secara universal-baik di Barat maupun dalam tradisi logika Islam. Oxford University Press menyebut argumen sebagai "the connective tissue of thought"-jaringan penghubung yang memastikan akal tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memahami maknanya.</p><p><strong>3. Kesimpulan: Puncak Penalaran dan Uji Kebenaran</strong></p><p>Kesimpulan (conclusio, dari Latin concludere: menutup, merangkum) adalah hasil dari proses logika. Ia tidak sekadar penutup diskusi, tetapi uji terakhir apakah premis dan argumen telah berfungsi dengan benar.</p><p>Aristoteles menegaskan:</p><p><i>1. Jika premis benar dan argumen valid, kesimpulan pasti benar.</i></p><p><i>2. Jika salah satu premis lemah atau bentuk argumennya cacat, kesimpulan menjadi rapuh</i>.</p><p>Menurut Oxford Handbook of Epistemology, kesimpulan adalah <i>"belief candidate" -keyakinan sementara yang sah, bukan kebenaran mutlak. Filsafat modern menyebut pendekatan ini sebagai fallibilism: kesadaran bahwa setiap kesimpulan bisa direvisi bila bukti baru muncul</i>.</p><p>Dalam tradisi Islam, Al-Farabi menyebut tiga syarat kesimpulan sahih:</p><p><i>1. Premisnya bersandar pada pengetahuan yang yakin (bukan prasangka).</i></p><p><i>2. Bentuk penalaran mengikuti kaidah silogisme atau qiys (analogi).</i></p><p><i>3. Tidak bertentangan dengan akal sehat maupun wahyu (untuk konteks teologis).</i></p><p>Contoh klasik kesimpulan deduktif:</p><p><i>1. Semua yang berawal pasti berakhir.</i></p><p><i>2. Alam semesta punya awal (Big Bang).</i></p><p><i>3. Jadi, alam semesta pasti berakhir</i>.</p><p>Kesimpulan ini tidak menjawab kapan, tetapi memaksa akal merenungkan implikasi moral dan eksistensial: apa tujuan hidup, ilmu, dan peradaban jika segalanya berakhir?.</p><p>Untuk artikel lengkap: Premis, Argumen dan Kesimpulan: Cara Akal Bekerja&nbsp;</p><div class="raw-html-embed">https://www.kompasiana.com/ramadhanhadysyahputratambunan/68822d23c925c44a332a2c23/seri-1-filsafat-logika-ep-7-premis-argumen-dan-kesimpulan-cara-akal-bekerja#section2</div><p>&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/premis-argumen-dan-kesimpulan-cara-akal-bekerja_pqZiAYn9E5." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ternyata Seorang Guru Agama</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/pelaku&#45;penganiayaan&#45;nenek&#45;saudah&#45;ternyata&#45;seorang&#45;guru&#45;agama&#45;uvzz5r8m8s/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/pelaku&#45;penganiayaan&#45;nenek&#45;saudah&#45;ternyata&#45;seorang&#45;guru&#45;agama&#45;uvzz5r8m8s/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 22:38:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman – Terungkapnya status Ilman Suhdi (26) sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Rao dalam kasus penganiayaan terhadap Saudah (67) menuai perhatian luas, khususnya dari kalangan pendidikan dan masyarakat Pasaman.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman </strong>– Terungkapnya status <strong>Ilman Suhdi (26)</strong> sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di <strong>SMP Negeri 1 Rao</strong> dalam kasus penganiayaan terhadap <strong>Saudah (67)</strong> menuai perhatian luas, khususnya dari kalangan pendidikan dan masyarakat Pasaman.</p><p>Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman, <strong>AKP Fion Joni Hayes</strong>, membenarkan bahwa tersangka merupakan <strong>guru honorer</strong> yang saat ini juga tercatat sebagai <strong>mahasiswa strata dua (S-2)</strong> di salah satu perguruan tinggi di Kota Padang.</p><p>“<i>Benar, yang bersangkutan adalah guru honorer dan juga sedang menempuh pendidikan S-2,</i>” ujar Fion, Rabu (8/1/2026).</p><p>Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Rao, <strong>Budi Setiawan</strong>, mengungkapkan bahwa Ilman telah mengajar di sekolah tersebut selama <strong>lebih dari satu tahun</strong>. Ia menyebut pihak sekolah terkejut atas kasus hukum yang menjerat tenaga pendidik di lingkungannya.</p><p>“<i>Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Yang bersangkutan memang guru honorer di sekolah kami dan telah mengajar lebih dari satu tahun</i>,” kata Budi.</p><p><strong>Evaluasi dan Tindak Lanjut</strong></p><p>Pihak sekolah menyatakan akan <strong>berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman</strong> untuk menentukan langkah administratif lanjutan terkait status Ilman sebagai tenaga pendidik, sembari menunggu proses hukum yang sedang berjalan.</p><p>Kasus ini menimbulkan keprihatinan karena tersangka merupakan pendidik agama, yang seharusnya menjadi teladan dalam sikap dan perilaku di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menilai peristiwa ini harus menjadi <strong>bahan evaluasi serius</strong> terhadap pembinaan karakter dan rekam jejak tenaga pendidik honorer.</p><p><strong>Proses Hukum Berlanjut</strong></p><p>Hingga saat ini, Polres Pasaman masih mendalami kasus penganiayaan tersebut dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Aparat kepolisian juga menegaskan akan menangani perkara ini secara <strong>profesional dan transparan</strong>, mengingat tingginya perhatian publik.</p><p>Kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah sebelumnya memicu reaksi keras masyarakat dan organisasi bantuan hukum, yang mendesak agar aparat tidak berhenti pada satu pelaku serta mengusut tuntas latar belakang peristiwa tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pelaku-penganiayaan-nenek-saudah-ternyata-seorang-guru-agama_67VHbTWucr." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Nenek Saudah Dikeluarkan dari Komunitas Lubuk Aro, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/nenek&#45;saudah&#45;dikeluarkan&#45;dari&#45;komunitas&#45;lubuk&#45;aro&#45;publik&#45;pertanyakan&#45;penegakan&#45;hukum&#45;se7Skb55t0/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/nenek&#45;saudah&#45;dikeluarkan&#45;dari&#45;komunitas&#45;lubuk&#45;aro&#45;publik&#45;pertanyakan&#45;penegakan&#45;hukum&#45;se7Skb55t0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 21:18:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman &#45; Masih ingat Nenek Saudah, lansia yang menjadi korban penganiayaan di Rao, Kabupaten Pasaman, beberapa waktu lalu? Kasus yang sempat menyita perhatian publik itu kini memasuki babak baru yang menuai tanda tanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman -</strong> Masih ingat <strong>Nenek Saudah</strong>, lansia yang menjadi korban penganiayaan di <strong>Rao, Kabupaten Pasaman</strong>, beberapa waktu lalu? Kasus yang sempat menyita perhatian publik itu kini memasuki babak baru yang menuai tanda tanya.</p><p>Berdasarkan informasi yang beredar, Nenek Saudah disebut <strong>dikeluarkan dari komunitas masyarakat Jorong Lubuk Aro, Nagari Padang Matinggi</strong>. Bahkan, disebutkan pula bahwa <strong>warga yang mencoba membantu atau menyelesaikan persoalan yang melibatkan Nenek Saudah terancam sanksi sosial berupa pengeluaran dari nagari</strong>.</p><p>Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh tokoh adat serta perwakilan warga <strong>Jorong Lubuk Aro dan Polongan Duo</strong>, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan pandangan mereka terkait kronologi yang dinilai menjadi latar belakang mencuatnya kasus ini ke ruang publik dan media sosial.</p><p>Menurut penjelasan mereka, Nenek Saudah dianggap <strong>sering mengaku sebagai pemilik lahan</strong>, menolak berbagai aktivitas perbaikan fasilitas umum, serta disebut mengganggu aktivitas warga dalam mencari nafkah. Narasi inilah yang, menurut tokoh masyarakat setempat, menjadi pemicu konflik berkepanjangan.</p><p>Namun demikian, para <strong>niniak mamak dan tokoh masyarakat</strong> juga menyatakan harapan agar <strong>aparat penegak hukum</strong>, mulai dari tingkat <strong>Polsek hingga Polda Sumatera Barat</strong>, menangani perkara ini secara <strong>profesional, transparan, dan berbasis fakta hukum yang utuh</strong>, sehingga tidak memicu polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.</p><p>Di sisi lain, publik mempertanyakan satu hal mendasar:<br><strong>apa pun latar belakang konfliknya, apakah tindakan penganiayaan yang diduga mengarah pada upaya pembunuhan terhadap seorang nenek dapat dibenarkan atau dinormalisasi?</strong></p><p>Hingga beberapa hari pascakejadian, belum ada informasi resmi mengenai penangkapan pelaku. Kondisi ini memicu pertanyaan dan keresahan di ruang publik terkait <strong>keseriusan dan kecepatan penegakan hukum</strong> dalam kasus tersebut.</p><p>Kasus Nenek Saudah kini tak lagi sekadar persoalan konflik sosial, tetapi telah menjadi <strong>ujian bagi keadilan, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta kepercayaan masyarakat terhadap aparat hukum</strong>.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/nenek-saudah-dikeluarkan-dari-komunitas-lubuk-aro-publik-pertanyakan-penegakan-hukum_7jO1oOcn3h." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>LBH Padang Desak Polres Pasaman Ungkap Pelaku Lain dalam Kasus Penganiayaan Nenek Saudah</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/lbh&#45;padang&#45;desak&#45;polres&#45;pasaman&#45;ungkap&#45;pelaku&#45;lain&#45;dalam&#45;kasus&#45;penganiayaan&#45;nenek&#45;saudah&#45;SHl8p36cDH/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/lbh&#45;padang&#45;desak&#45;polres&#45;pasaman&#45;ungkap&#45;pelaku&#45;lain&#45;dalam&#45;kasus&#45;penganiayaan&#45;nenek&#45;saudah&#45;SHl8p36cDH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 17:12:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman &#45; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mendesak Polres Pasaman agar tidak menghentikan penanganan kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah hanya pada penangkapan satu orang tersangka.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pasaman -</strong> <strong>Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang</strong> mendesak <strong>Polres Pasaman</strong> agar tidak menghentikan penanganan kasus penganiayaan terhadap <strong>Nenek Saudah</strong> hanya pada penangkapan satu orang tersangka.</p><p>Kasus penganiayaan yang menyita perhatian luas dari publik tersebut terjadi di <strong>Jorong Lubuak Aro, Nagari Padang Matinggi Utara, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman</strong>, pada <strong>Kamis malam (1/1/2026).</strong></p><p>Kepala Divisi Advokasi LBH Padang, <strong>Adrizal</strong>, menjelaskan bahwa peristiwa ini berawal dari sikap Nenek Saudah yang <strong>menolak aktivitas tambang emas ilegal</strong> yang diduga beroperasi di atas lahan miliknya. Penolakan tersebut, menurut LBH, berujung pada <strong>tindakan pengeroyokan</strong> yang menyebabkan korban mengalami luka serius hingga harus menjalani <strong>perawatan intensif di rumah sakit</strong>.</p><p>LBH Padang menilai, kasus ini tidak berdiri sendiri. Menurut Adrizal, penganiayaan terhadap Nenek Saudah merupakan bagian dari <strong>konflik struktural</strong> yang dipicu oleh <strong>eksploitasi sumber daya alam secara ilegal</strong> yang selama ini dibiarkan tanpa penegakan hukum tegas.</p><p>“Kasus ini harus diusut secara menyeluruh. Jangan hanya berhenti pada satu pelaku, tetapi juga mengungkap siapa saja yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang diuntungkan dari aktivitas tambang ilegal tersebut,” tegasnya.</p><p>LBH Padang meminta aparat penegak hukum bertindak <strong>profesional, transparan, dan berpihak pada korban</strong>, sekaligus memastikan perlindungan hukum bagi masyarakat yang berani menolak praktik ilegal di wilayahnya.</p><p>Hingga kini, publik masih menantikan langkah lanjutan kepolisian dalam mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/lbh-padang-desak-polres-pasaman-ungkap-pelaku-lain-dalam-kasus-penganiayaan-nenek-saudah_Wf163cRz6u." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polisi Pastikan Temuan di Depan Kos Mahasiswi di Padang Bukan Janin Manusia</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/polisi&#45;pastikan&#45;temuan&#45;di&#45;depan&#45;kos&#45;mahasiswi&#45;di&#45;padang&#45;bukan&#45;janin&#45;manusia&#45;v9ioLhjK31/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/polisi&#45;pastikan&#45;temuan&#45;di&#45;depan&#45;kos&#45;mahasiswi&#45;di&#45;padang&#45;bukan&#45;janin&#45;manusia&#45;v9ioLhjK31/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 17:07:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang – Kepolisian memastikan objek yang sempat diduga sebagai janin manusia dan ditemukan di depan rumah kos mahasiswi di Kota Padang bukanlah janin manusia, melainkan janin hewan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang</strong> – Kepolisian memastikan objek yang sempat diduga sebagai janin manusia dan ditemukan di depan rumah kos mahasiswi di Kota Padang <strong>bukanlah janin manusia</strong>, melainkan <strong>janin hewan</strong>.</p><p>Kapolsek Kuranji, <strong>Kompol Hendri</strong>, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan medis lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.</p><p><i>“Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa itu bukan janin manusia, melainkan janin hewan. Namun untuk jenis hewannya, kami belum dapat memastikan</i>,” ujar Kompol Hendri, Rabu (7/1/2026).</p><p>Sebelumnya, penemuan objek tersebut menimbulkan keresahan dan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Namun perlu diluruskan, dugaan awal tersebut <strong>bukan muncul dari warga secara sepihak</strong>.</p><p>Berdasarkan keterangan di lapangan, <strong>seorang bidan yang pertama kali datang ke lokasi dan melihat langsung objek tersebut sempat menyatakan bahwa itu adalah janin</strong>, pernyataan yang disampaikan <strong>di hadapan warga dan aparat Polsek Kuranji</strong>. Pernyataan awal inilah yang kemudian menyebar dan memicu anggapan bahwa temuan tersebut merupakan janin manusia.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1767842334_cb0dee15abe49fcea690.jpg"></figure><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1767842250_a65557e2a7a7b67634cb.png"></figure><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1767842214_e4972b844806a5b6ddc3.png"></figure><div class="raw-html-embed">https://sumbar.wahananews.co/utama/polisi-pastikan-dua-janin-yang-ditemukan-di-kos-putri-padang-merupakan-janin-manusia-Zrsvh1hRg1/0#post_wahana</div><p>Dengan adanya hasil pemeriksaan medis resmi dari rumah sakit, kepolisian menegaskan bahwa informasi awal tersebut <strong>telah diluruskan secara ilmiah dan medis</strong>.</p><p>Saat ini, polisi masih menyelidiki asal-usul temuan janin hewan tersebut serta bagaimana benda itu bisa berada di lokasi penemuan.</p><p>Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak menyalahkan warga, dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat berwenang.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/polisi-pastikan-temuan-di-depan-kos-mahasiswi-di-padang-bukan-janin-manusia_lt47DeSyeu." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Fenomena Sinkhole Muncul di Sejumlah Wilayah Sumatera Barat dalam Beberapa Hari Terakhir</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/fenomena&#45;sinkhole&#45;muncul&#45;di&#45;sejumlah&#45;wilayah&#45;sumatera&#45;barat&#45;dalam&#45;beberapa&#45;hari&#45;terakhir&#45;2dQ0M0i3ey/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/serba&#45;serbi/fenomena&#45;sinkhole&#45;muncul&#45;di&#45;sejumlah&#45;wilayah&#45;sumatera&#45;barat&#45;dalam&#45;beberapa&#45;hari&#45;terakhir&#45;2dQ0M0i3ey/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 12:38:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Limapuluh Kota – Fenomena sinkhole atau lubang ambles dilaporkan muncul di sejumlah daerah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi membahayakan keselamatan warga dan infrastruktur di sekitarnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Limapuluh Kota </strong>– Fenomena <strong>sinkhole</strong> atau lubang ambles dilaporkan muncul di sejumlah daerah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi membahayakan keselamatan warga dan infrastruktur di sekitarnya.</p><p>Lubang ambles dengan ukuran terbesar tercatat terjadi di <strong>Situjuah, Kabupaten Limapuluh Kota</strong>, pada <strong>4 Januari 2026</strong>. Selain itu, fenomena serupa juga ditemukan di wilayah <strong>Subarang Aia Halaban</strong> serta <strong>Nagari Matur Mudiak, Kabupaten Agam - yang </strong>terpantau muncul pada<strong> hari Selasa (6/1/2026)</strong></p><p>Di Nagari Matur Mudiak, sinkhole diduga terbentuk pasca terjadinya longsor. Lubang tersebut dilaporkan memiliki <strong>diameter dan kedalaman mencapai sekitar 15 meter</strong>. Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, warga setempat telah melakukan <strong>penimbunan secara bertahap</strong> sebagai langkah sementara guna mencegah terjadinya kecelakaan.</p><p>Munculnya beberapa sinkhole ini diduga kuat berkaitan dengan <strong>kondisi geologi wilayah Sumatera Barat</strong> yang rentan, ditambah <strong>tingginya curah hujan</strong> dalam beberapa waktu terakhir yang memicu pergerakan tanah dan amblesan.</p><p>Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan longsor dan amblesan. Warga juga diminta <strong>segera melaporkan</strong> kepada pihak berwenang apabila menemukan <strong>retakan tanah, penurunan permukaan tanah, atau tanda-tanda sinkhole</strong> di sekitar permukiman maupun lahan pertanian.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/fenomena-sinkhole-muncul-di-sejumlah-wilayah-sumatera-barat-dalam-beberapa-hari-terakhir_1S0hl2S6kM." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Siswa SMPN 3 Mukomuko Utara Meninggal Dunia Usai Koma akibat Terjatuh dari Bus Sekolah PT Agromuko</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/siswa&#45;sman&#45;1&#45;mukomuko&#45;utara&#45;meninggal&#45;dunia&#45;usai&#45;koma&#45;akibat&#45;terjatuh&#45;dari&#45;bus&#45;sekolah&#45;pt&#45;agromuko&#45;o9r6Zt41qt/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/siswa&#45;sman&#45;1&#45;mukomuko&#45;utara&#45;meninggal&#45;dunia&#45;usai&#45;koma&#45;akibat&#45;terjatuh&#45;dari&#45;bus&#45;sekolah&#45;pt&#45;agromuko&#45;o9r6Zt41qt/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 11:33:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Mukomuko – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Mukomuko. Nayra Shafa Marwa (14), siswi SMP Negeri 3 Mukomuko kelas 9, yang sebelumnya kritis dan koma akibat terjatuh dari bus sekolah milik PT Agromuko, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu pagi (7/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, usai waktu Subuh.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Mukomuko –</strong> Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Mukomuko. <strong>Nayra Shafa Marwa (14)</strong>, siswi <strong>SMP Negeri 3 Mukomuko kelas 9</strong>, yang sebelumnya kritis dan koma akibat terjatuh dari <strong>bus sekolah milik PT Agromuko</strong>, dinyatakan <strong>meninggal dunia pada Rabu pagi (7/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB</strong>, usai waktu Subuh.</p><p>Korban sempat menjalani <strong>perawatan intensif di RSUD Mukomuko</strong> sejak kecelakaan yang terjadi pada <strong>Senin sore (5/1/2026)</strong>. Namun, luka berat di bagian kepala membuat nyawanya tidak tertolong.</p><p><strong>Kronologi Singkat Kejadian</strong></p><div class="raw-html-embed">https://sumbar.wahananews.co/utama/kecelakaan-bus-sekolah-pt-agromuko-naira-siswa-sma-1-masih-koma-akibat-terjatuh-3KtDvnHtoh</div><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1767795869_4331c4305d6d5347107a.jpg"></figure><p>Peristiwa tragis tersebut terjadi saat Nayra pulang sekolah menggunakan <strong>bus angkutan pelajar PT Agromuko, Divisi Pusat (General Manager Office)</strong>. Berdasarkan keterangan saksi dan informasi awal, <strong>engsel pintu bus diduga lepas saat kendaraan melaju</strong>, menyebabkan korban <strong>terjatuh ke aspal</strong>.</p><p>Benturan keras di bagian kepala mengakibatkan <strong>pendarahan hebat</strong>, bahkan saksi menyebut darah keluar dari area mata korban. Naira segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar.</p><p><strong>Dugaan Kelalaian dan Tuntutan Evaluasi</strong></p><p>Kecelakaan ini memunculkan <strong>dugaan kelalaian dalam perawatan dan kelayakan kendaraan bus sekolah</strong>. Publik dan pihak keluarga berharap ada <strong>penyelidikan menyeluruh</strong>, baik terkait kondisi teknis kendaraan maupun tanggung jawab pihak penyedia transportasi.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, <strong>belum ada keterangan resmi</strong> dari pihak PT Agromuko terkait dugaan kerusakan engsel pintu bus dan langkah pertanggungjawaban pascakejadian.</p><p><strong>Duka Keluarga dan Dunia Pendidikan</strong></p><p>Nayra diketahui berasal dari <strong>keluarga berdomisili di Palembang</strong>, sementara selama bersekolah di Mukomuko ia tinggal bersama kerabat. Kabar meninggalnya korban menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan sekolah, serta tenaga pendidik.</p><p>Pihak sekolah dan masyarakat berharap kejadian ini menjadi <strong>pelajaran serius</strong> agar keselamatan siswa tidak lagi dipertaruhkan akibat kelalaian sarana transportasi.</p><blockquote><p><strong>Keselamatan anak sekolah adalah tanggung jawab bersama, dan tidak boleh ada kompromi terhadap standar keamanan.</strong></p></blockquote><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/siswa-sman-1-mukomuko-utara-meninggal-dunia-usai-koma-akibat-terjatuh-dari-bus-sekolah-pt-agromuko_3r0H02vs93.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Satpol PP Padang Amankan 12 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Koto Tangah</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/satpol&#45;pp&#45;padang&#45;amankan&#45;12&#45;remaja&#45;diduga&#45;hendak&#45;tawuran&#45;di&#45;koto&#45;tangah&#45;I45NusKoRe/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/satpol&#45;pp&#45;padang&#45;amankan&#45;12&#45;remaja&#45;diduga&#45;hendak&#45;tawuran&#45;di&#45;koto&#45;tangah&#45;I45NusKoRe/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 04:39:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang &#45; Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan belasan remaja yang diduga akan terlibat aksi tawuran di wilayah Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, pada Selasa (6/1/2026) malam.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Padang - </strong>Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan belasan remaja yang diduga akan terlibat aksi tawuran di wilayah Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, pada Selasa (6/1/2026) malam.</p><p>Kepala Satpol PP Kota Padang, <strong>Chandra Eka Putra</strong>, menyampaikan bahwa <strong>12 remaja</strong> tersebut diamankan dalam operasi pencegahan bersama Dubalang Kota. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.</p><p>“<i>Petugas mengamankan 12 remaja yang terindikasi akan melakukan tawuran. Ini merupakan upaya preventif agar tidak terjadi bentrokan yang bisa meresahkan warga,” ujar Chandra,</i> Kamis (7/1/2026).</p><p>Usai diamankan, seluruh remaja tersebut dibawa ke <strong>Kantor Satpol PP Kota Padang</strong> dan diserahkan kepada <strong>Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)</strong>. Selanjutnya, mereka akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p><p>Satpol PP Kota Padang mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.</p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/satpol-pp-padang-amankan-12-remaja-diduga-hendak-tawuran-di-koto-tangah_R2272vXO96." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Sumatera Barat Tersesat di Lubuklinggau, Diamankan Polres</title>
                <link>https://sumbar.wahananews.co/utama/warga&#45;sumatera&#45;barat&#45;tersesat&#45;di&#45;lubuklinggau&#45;diamankan&#45;polres&#45;u0VE8289sY/0</link>
                <comments>https://sumbar.wahananews.co/utama/warga&#45;sumatera&#45;barat&#45;tersesat&#45;di&#45;lubuklinggau&#45;diamankan&#45;polres&#45;u0VE8289sY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 Jan 2026 00:32:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hady Putra]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Lubuklinggau – Seorang perempuan bernama Mega Silvia, warga Taruko Jorong Sutijo, Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dilaporkan tersesat di wilayah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Lubuklinggau –</strong> Seorang perempuan bernama <strong>Mega Silvia</strong>, warga <strong>Taruko Jorong Sutijo, Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat</strong>, dilaporkan tersesat di wilayah <strong>Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan</strong>.</p><p>Saat ini, Mega Silvia telah <strong>diamankan oleh pihak Polres Lubuklinggau</strong> untuk memastikan keselamatan dan kondisinya tetap terjaga sambil menunggu pihak keluarga.</p><p>Kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang <strong>mengenal atau memiliki informasi terkait keluarga Mega Silvia</strong>, agar segera menghubungi <strong>Polres Lubuklinggau</strong>. Informasi dari keluarga atau kerabat sangat dibutuhkan agar yang bersangkutan dapat segera dipulangkan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya.</p><p>Penyebaran informasi ini dilakukan sebagai bentuk <strong>kepedulian sosial</strong>, guna membantu sesama dan mempercepat proses pemulangan dengan aman.</p><p><strong>Bagi pihak keluarga atau kerabat yang mengenali identitas tersebut, diharapkan segera berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau.</strong></p><p><strong>[Redaktur: Ramadhan HS]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/warga-sumatera-barat-tersesat-di-lubuklinggau-diamankan-polres_UUdzs6q5jc." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->