SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Kota Padang - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk merekonstruksi atau membangun ulang Stadion GOR Haji Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat.
"Kementerian PU menyiapkan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk merekonstruksi Stadion GOR Haji Agus Salim," kata anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade di Padang, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga:
Jatim Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumbar
Andre yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut menjelaskan awalnya pemerintah berencana hanya merenovasi stadion yang dibangun pada 1983 itu. Namun, setelah adanya kajian dari pihak terkait, maka stadion tersebut diputuskan untuk pembangunan ulang.
Ia mengatakan rencana proses tender dimulai pada akhir April atau paling lambat pekan pertama Mei 2026 dan pengerjaan infrastruktur ditargetkan tuntas dalam satu tahun.
Dalam perencanaannya stadion yang terletak di jantung Kota Padang ini berstandar Asian Football Confederation (AFC) dengan kapasitas 15 ribu penonton. Artinya, ada penambahan lima ribu kursi dari daya tampung saat ini.
Baca Juga:
Wali Kota Padang Undang Pimpinan Ormas dan OKP Buka Puasa Bersama di Palanta
Selain untuk menunjang dunia olahraga, pembangunan ulang stadion ini juga bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto mendukung infrastruktur di Ranah Minang.
"Ini bukti komitmen Pemerintah Presiden Prabowo untuk membangun kembali fasilitas lapangan berstandar AFC di Sumatera Barat," ujarnya.
Pada awalnya, pembangunan Stadion GOR Haji Salim dilaksanakan pada Desember 2025. Namun, dalam perjalanannya hal itu terkendala perencanaan desain dan kajian dari instansi terkait.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Sumatera Barat, Jihat mengatakan akan fokus kepada standar AFC dalam membangun ulang stadion tersebut.
"Tentunya kami akan berfokus kepada hal-hal yang harus dipenuhi untuk pemenuhan standar yang diminta untuk stadion," kata dia.
Terkait para pedagang yang saat ini berjualan di sekitar stadion, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk membantu terutama saat pengosongan kawasan.
[Redaktur: Amanda Zubehor]