SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menyalurkan dana desa senilai Rp13,5 miliar kepada 90 nagari untuk mendukung penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, serta pembangunan infrastruktur padat karya.
"Kita menargetkan penyaluran dana desa sebesar Rp31.973.229.000 akan tersalurkan dan termanfaatkan bagi masyarakat selama 2026. Hingga saat ini baru tersalurkan Rp13.598.143.200," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Pasaman Barat Syaikhul Putra di Simpang Empat, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga:
Satgas KDMP Gelar Rapat di Aceh, Wagub Fadhlullah dan Zulkifli Hasan Sepakat Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan
Menurut dia, dana yang tersalurkan itu baru bisa dimanfaatkan oleh 31 nagari karena 59 nagari lainnya belum merampungkan anggaran pendapatan dan belanja (APB).
"Kami berharap nagari yang belum menyiapkan APB agar segera menyelesaikannya, sehingga dana desa itu bisa dimanfaatkan," katanya.
Dia mengatakan dana desa itu digunakan untuk berbagai kegiatan seperti penanganan kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung tunai (BLT), penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi, dan infrastruktur padat karya.
Baca Juga:
Penggunaan APD pada Proyek Pembangunan RTH Penggilingan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Dipertanyakan
Selain itu, juga ada anggaran untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih nantinya.
Dia menekankan nagari (desa) agar memanfaatkan dana desa sesuai aturan yang ada dalam Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 15 Tahun 2025.
"Kami akan terus memberikan pembinaan kepada nagari melalui bimbingan teknis mengenai manajemen, keuangan, dan sumber daya manusia," ujarnya.