Meskipun akan dibangun kembali replika rumah singgah Bung Karno itu oleh Pemkot Padang setelah ramai diberitakan, Gusti Asnan menyebut nilai sejarahnya tidak akan pernah sama lagi.
Sehingga ia berharap ke depannya Pemko Padang dan pihak terkait dapat menata dan lebih memerhatikan situs kebudayaan secara serius, sehingga tidak terjadi lagi kejadian serupa.
Baca Juga:
Disdikbud Kaltim Fokus Tingkatkan Tata Kelola Sekolah di Daerah 3T
"Seharusnya Pemko maupun pihak yang berkompeten mampu memperhatikan cagar budaya dan benda-benda cagar budaya tersebut dikunjungi dan dibuatkan laporannya kondisi terbarunya, setidaknya dalam tiga bulan sekali," kata Gusti.[zbr/cnn]