Pentingnya program pembangunan daerah dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan agar dapat mencapai sebuah keberhasilan pembangunan yang dapat di nikmati oleh masyarakat Pasaman.
Nurhanudin Achmad, Direktur Eksekutif Sawit Watch, mengatakan bahwa Sawit Watch merupakan Organisasi Non Pemerintah yang memiliki tujuan terwujudnya pengelolaan sumber daya alam melalui perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan serta penguasaan sumber daya alam secara adil dan lestari.
Baca Juga:
Prabowo Dorong Penanaman Sawit di Papua untuk Produksi BBM Nasional Baru
"Kami sepakat menjalin kesepahaman bersama dalam bidang pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan di Kabupaten Pasaman untuk mendukung pembangunan secara lestari dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Perjanjian Kerja Sama ini kata dia dibuat selama 5 tahun terhitung sejak ditandatangani dan dapat diubah, diperpanjang dan atau diakhiri atas persetujuan kedua belah pihak.
Kadis Pertanian Pasaman, Heri Prasetyo, SP mengatakan, MoU yang ditandatangani Bupati dengan Perkumpulan Sawit Watch yang berkedudukan di Bogor berguna untuk menjadikan Perkumpulan Sawit Watch sebagai mitra pembangunan Kabupaten Pasaman.
Baca Juga:
Dorong ISPO Sawit Kawasan Bomberay dan Tomage untuk Keberlanjutan Usaha Perkebunan dan Peningkatan PAD Fakfak
"Tidak hanya sebatas berbicara perkembunan saja atau pertanian secara umum tapi juga menjadi mitra pembangunan dalam segala sektor yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Kedepannya, Sawit Watch akan membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan instansi terkait, untuk tahap awal ini PKS akan dilakukan dengan Dinas Pertanian untuk menuntaskan kerja-kerja yang telah terbangun.
"Untuk pengelolaan sektor perkebunan sawit dan akselerasi kegiatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)," katanya.