Diketahui dari Wali Nagari Manggopoh, Ridwan, korban atas nama Nisa (9) sebelumnya mandi pada pagi hari bersama kakaknya bernama Mila yang merupakan seorang siswi SMK di Kabupaten Agam.
"Mereka berdua mandi pagi sekira pukul 06.00 WIB di sungai itu," ujar dia. Senin (17/1/2022).
Usai mandi, kakak beradik tersebut lantas kembali ke rumah untuk bersiap-siap berangkat sekolah.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri dan Beri Pengarahan pada Pelantikan Pengurus DPC APKESMI Sumedang 2026-2031
Namun, diperjalanan pulang ke rumah, nasib nahas menimpa Nisa.
Saat itu, kakak beradik ini berjalan menyisir tepian sungai.
"Kemudian mereka berdua jalan membelakangi sungai, arah ke rumahnya," ujarnya.
Baca Juga:
IBL Umumkan Kriteria Defensive Player of The Year 2026, Persaingan Pemain Bertahan Makin Ketat
Kakak korban, Mila diketahui berjalan di depan, diikuti oleh korban dari arah belakang.
"Mila mendengar suara aneh, bunyi orang jatuh di belakangnya, ia menoleh dan melihat adiknya sudah berada di mulut buaya," ujar Wali Nagari Manggopoh.
Mila kemudian berusaha menarik adiknya dari terkaman buaya tersebut.