BENGKULU.WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kasus dugaan pramugari gadungan Batik Air bernama Khairun Nisya mulai viral di media sosial pada Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026.
Nama Nisya mencuat setelah sejumlah unggahan di platform X (Twitter), TikTok, dan Instagram menyoroti sosok perempuan berseragam awak kabin Batik Air yang diduga bukan pramugari resmi.
Baca Juga:
Kronologi Lengkap "Nisya Pramugari Batik Air" Tapi Bohongan
Penampilan Nisya dinilai sangat meyakinkan. Ia mengenakan seragam lengkap pramugari Batik Air, membawa koper maskapai, hingga menunjukkan ID card layaknya awak kabin aktif. Bahkan, Nisya diketahui ikut terbang dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta pada 6 Januari 2026.
Kecurigaan mulai muncul saat Nisya berinteraksi dengan kru aktif di dalam pesawat. Sejumlah awak kabin dan penumpang menilai jawaban Nisya tidak sinkron saat ditanya soal prosedur dan tugas pramugari. Kejanggalan tersebut kemudian dibagikan ke media sosial dan langsung menyita perhatian publik.
Unggahan warganet yang menyebut adanya “FA gadungan” dengan cepat menyebar dan memicu diskusi luas. Banyak netizen mempertanyakan keamanan bandara, sementara sebagian lainnya menyayangkan tindakan nekat Nisya.
Baca Juga:
Kronologi Lengkap "Nisya Pramugari Batik Air" Tapi Bohongan
Reaksi netizen pun beragam.
Sebagian mengecam karena dianggap membahayakan keselamatan penerbangan, sementara yang lain justru bersimpati setelah mengetahui latar belakang pribadi Nisya. Tak sedikit pula yang menyoroti maraknya penipuan berkedok rekrutmen pramugari di media sosial.
Kasus ini akhirnya menjadi sorotan nasional dan memicu klarifikasi dari pihak berwenang serta maskapai terkait.
[Ramadhan HS]