Prof. Marzuki mengungkapkan peringkat ini sangat dinamis, karena semua Perguruan Tinggi akan mengentrikan datanya ke Sinta.
"Walaupun akan terjadi pergeseran, harapan kita Universitas Andalas bisa tetap bertahan dalam peringkat sepuluh (10) besar," sambungnya.
Baca Juga:
Indeks Integritas Nasional 2024: Skor Indonesia Naik ke 71,53, Masih Kategori Waspada
Untuk tahun 2024, kata dia, akan mendorong semakin meningkatnya atmosfer riset di Departemen. "Selain peningkatan jumlah proposal riset, LPPM juga akan melakukan kegiatan pendampingan penulisan artikel untuk diterbitkan di jurnal internasional secara bergantian di setiap fakultas," tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bagi dosen yang tidak mendapatkan pendanaan riset atau pendanaan riset melarang publikasi seperti dari BRIN, maka LPPM akan memberikan bantuan biaya APC untuk publikasi.
"Harapannya, jumlah publikasi kita dan luaran riset lainnya dapat meningkat secara eksponensial," ujar dia.
Baca Juga:
Pupuk Kaltim Dukung Pendidikan dan Startup, Beri Bantuan Rp1 Miliar ke ITS
[Redaktur: Amanda Zubehor]