"Satwa ini dilihat pertama kali oleh masyarakat yang sedang mencari batu di aliran sungai," katanya.
Ia memperkirakan warga ini melihatnya untuk pertama kali sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
"Diperkirakan masuk ke kawasan pemukiman ini sekitar pukul 16.00 WIB dan masuk ke aliran sungai," ujarnya.
Selanjutnya, warga tersebut menginformasikan ke petugas BKSDA Sumbar.
"Tadi mereka sudah datang sebanyak dua orang sekitar pukul 18.00 WIB," katanya.
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Namun, dikatakannya satwa ini tidak dapat dievakuasi dikarenakan tubuh tapir berukuran cukup besar.
"Lokasinya juga jauh dari pinggir jalan, tepatnya pada aliran sungai," katanya.
Anwar menjelaskan kondisi satwa ini mengalami luka pada bagian tubuhnya.