SUMBAR.WAHANANEWS.CO, Pariaman - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai Rp57,46 miliar, meningkat sekitar Rp11,5 miliar atau 25,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp45,9 miliar.
"Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah Kota Pariaman," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pariaman.
Baca Juga:
Pemkab Sigi Catat Pendapatan Daerah Turun Menjadi Rp1,26 Triliun APBD 2025
Ia mengatakan peningkatan PAD hingga Rp11,5 miliar tersebut menunjukkan semakin menguatnya kemandirian fiskal daerah itu.
Menurut dia, peningkatan tersebut merupakan hasil dari optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah, inovasi pelayanan publik, serta penguatan pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah pada 2025.
"Kemandirian fiskal kita mulai menguat. Kerja optimalisasi pajak dan retribusi, inovasi pelayanan, serta penguatan pengawasan mulai memberikan hasil nyata," ujarnya.
Baca Juga:
DPRK Raja Ampat Desak Pemkab Segera Realisasikan APBD TA 2025 yang Belum Terserap Baik
Wako menjelaskan secara keseluruhan pendapatan daerah pada 2025 dianggarkan sebesar Rp655,74 miliar dengan realisasi mencapai Rp620,44 miliar atau 94,62 persen dari target.
Meski realisasi pendapatan daerah mengalami penurunan Rp23,9 miliar atau 3,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya, lanjutnya namun kondisi tersebut dipengaruhi karena berkurangnya transfer dari pemerintah pusat yang berada di luar kendali pemerintah daerah.
Namun demikian, ia menegaskan pertumbuhan PAD menjadi indikator positif karena menunjukkan kemampuan daerah dalam meningkatkan sumber-sumber pendapatan yang berasal dari potensi lokal.