Jumlah minyak goreng yang akan dijual di hari terakhir ialah sebanyak 2.000 liter.
Operasi pasar murah tersebut dikatakan Yaminu Rizal menyikapi mahalnya harga minyak goreng saat ini di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga:
Kasus Penyekapan Perempuan 3 Tahun Jadi “Kejahatan Kemanusiaan”, KemenHAM Jabar Soroti Penanganan dan Pembiayaan Korban
"Untuk pembelian minyak goreng murah oleh masyarakat, Pemerintah Kota Pariaman tidak akan membatasi jumlah maksimalnya," kata dia. Jumat (21/1/2022).
"Dengan harga Rp 14 ribu per liternya, berapapun jumlah minyak yang ingin mereka beli, akan diberikan selagi persediaan minyak masih ada, sedangkan untuk waktu operasi pasar dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai selesai," kata Yaminu Rizal.
Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman Alyendra mengatakan, dengan adanya operasi pasar murah minyak goreng ini, Pemko berharap masyarakat Kota Pariaman khususnya ibu-ibu rumah tangga bisa terpenuhi kebutuhannya.
Baca Juga:
57 Kendaraan Dinas Lulus Uji Emisi, PLN UID Jakarta Raya Perkuat Operasional Ramah Lingkungan
Sementara pedagang serta pengusaha gorengan, masih bisa menjual dagangannya seperti biasa, tanpa menaikkan harga dagangan.
[kaf]