SUMBAR.WAHANANEWS.CO, AGAM – Akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Matur menuju Padang Lua melalui Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, lumpuh total akibat tertutup material longsor. Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Mushala Al-Mubarak, Sungai Landia, dan menutup seluruh badan jalan.
Material longsor berupa timbunan tanah dengan panjang sekitar 10 hingga 15 meter menyebabkan jalur tersebut sama sekali tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan maupun pejalan kaki. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas warga serta menghambat arus transportasi antarwilayah.
Baca Juga:
Kerugian Bencana Hidrometeorologi di Agam Ditaksir Capai Rp6,5 Triliun
Berdasarkan pantauan Tim AMC di lapangan, longsor membuat mobilitas masyarakat terhenti dan memaksa pengguna jalan mencari jalur alternatif.
Bupati Agam, Benni Warlis, turun langsung meninjau lokasi longsor saat dalam perjalanan menuju Nagari Balingka untuk meninjau kegiatan gotong royong di Kantor Wali Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto pada Minggu (4/1/2026)
Saat berada di lokasi, Bupati Agam menyampaikan bahwa longsor tersebut menutup badan jalan secara total sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Baca Juga:
Bupati Agam, Benni Warlis Apresiasi Semangat Gotong Royong Pembangunan Jembatan Darurat
“Pagi ini kita dalam perjalanan menuju Balingka melalui Sungai Landia, namun akses jalan tertutup material longsor dan tidak bisa dilewati. Untuk itu, kita akan segera mengupayakan bantuan alat berat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat karena ruas jalan ini merupakan kewenangan provinsi,” ujarnya kepada Tim AMC.
Ia berharap penanganan dapat dilakukan secepatnya agar akses transportasi kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
Selain itu, Bupati Agam juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif.